Minggu, 23 Februari 2020

,

Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru


Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru



Coto Makassar biasanya berkuah cokelat gelap, tapi di sini kuahnya putih seperti susu. Makin mantap dengan isian daging, paru, dan hati sapi. Nikmat!


Menyambangi Kota Anging Mamiri tak lengkap tanpa menikmati soto khasnya yaitu coto Makassar. Ada banyak tempat yang menawarkan racikan coto enak, namun kami tertarik mencicipi buatan Coto Daeng Sirua. Nama 'Sirua' diambil dari nama jalan tempat rumah makan ini berdiri, Jalan Abdullah Daeng Sirua.

Warga lokal menyebut kuah coto di sini beda dengan coto Makassar lain. Kuahnya putih keruh seperti susu. Tertarik dengan klaim tersebut, kami langsung menyambanginya malam hari.
Seporsi coto Makassar dibanderol Rp 18.000 saja. Ditempatkan di mangkuk porselen mungil, kami dipersilakan memilih isian soto. Ada daging sapi, hati, paru, lidah, usus, babat, dan kikil. Bisa pilih isian campur, harganya tetap sama. Kami memilih daging sapi, hati, dan paru.

Tak butuh waktu lama, semangkuk coto Makassar diantar ke meja. Pegawai juga menyertakan pelengkap irisan daun bawang dan bawang goreng dalam piring kecil. Sementara di meja sudah tersedia irisan jeruk nipis, sambal, kecap manis, dan garam untuk dipakai sesuai selera pengunjung.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Hmmm... Begitu diaduk, coto mengeluarkan aroma gurih yang harum. Terlihat kuahnya putih keruh, tanpa genangan minyak. Karenanya beberapa orang menyebut coto di sini lebih sehat alias rendah kolesterol dibanding di tempat lain.

Soal rasa, tercecap rasa gurih yang samar. Konon Daeng Sirua menggunakan air cucian beras sebagai bahan pembuatan kuah coto. Ada juga paduan puluhan rempah dan rasa gurih yang agaknya berasal dari kacang sangrai.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Oh ya, meski coto disajikan dalam mangkuk mungil, isiannya padat. Apalagi daging, hati, dan paru dipotong dalam ukuran besar. Keempukannya tak perlu diragukan. Proses perebusan lama membuat daging begitu lembut dan mudah dikunyah. Rasa dagingnya kuat karena tak ada banyak selingan lemak.

Hati sapi dalam coto ini juga bikin kami jatuh cinta. Teksturnya lembut dengan rasa khas hati yang kuat. Untuk paru, teksturnya juga lembut namun agak kenyal. Pencinta paru versi basah pasti suka jenis paru di Coto Daeng Sirua.

Supaya rasa coto Makassar makin nikmat, kami menambahkan sedikit garam ke dalam kuah. Berbarengan dengan limpahan daun bawang dan bawang goreng yang menambah tekstur renyah.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Tentu saja diiringi perasan jeruk nipis, sambal, dan kecap manis. Rasa coto makin mantap karena jejak gurih, asam, dan pedas. Sambal coto di sini agaknya tidak memakai sambal tauco seperti di tempat lain.

Santap coto kami makin lengkap dengan tambahan ketupat (Rp 2.000 per buah). Dibalut daun pandan, ketupat di sini juara rasanya! Teksturnya padat empuk dengan rasa gurih yang pas. Jadi pelengkap sempurna untuk semangkuk soto.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Kalau tertarik mampir pastikan datang tidak terlalu malam agar coto dan pilihan isiannya masih lengkap. Oh ya, satu-satunya hal yang kurang dari santap kami di sini adalah kebersihan. Di lantai terlihat banyak tisu dan daun ketupat berceceran. Seandainya area makan lebih bersih, pasti kami dan pengunjung lain lebih betah bersantap.

Coto Daeng Sirua
Jl. Abdullah Daeng Sirua No.10, Masale, Kec. Panakkukang, Kota Makassar
Jam buka: 08.00-20.00
Continue reading Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru
,

Lawuh Ndeso: Di Sini Bisa Menebus Kangen Masakan Jawa Rumahan



Ada puluhan masakan Jawa rumahan di rumah makan ini. Disajikan prasmanan dengan harga terjangkau. Bikin kenyang dan hatipun senang.

Udara dingin kota Salatiga selalu saja bikin lapar. Selain bakso yang enak dan murah dengan porsi royal, juga ada masakan rumahan yang sedap. Seperti yang disajikan rumah makan Lawuh Ndeso.

Kali ini kami menyambangi cabangnya di Jl. Pattimura karena yang di Langenrejo sedang libur atau tutup. Begitu masuk kami disambut dengan deretan baskom enamel blirik berisi aneka masakan Jawa. Sebelum pilih lauk bisa ambil nasi di sisi kanan. Nasinya juga beragam, nasi merah, nasi kongbap dan nasi putih. Bisa diambil sepiring atau setengah piring.

Setelah itu jangan lupa mengambil piring kaleng kecil untuk tempat lauk. Ini karena godaan lauk yang berjajar sangatlah kuat. Dari sayur lodeh, sayur asem, oseng daun pepaya, buntil, mangut, gudeg hingga sambal tumpang. Lauk kering seperti perkedel, tempe dan tahu bacem, ayam goreng , sate keong, bakwan dan beragam pepesan.

Lauk-pauk prasmanan itu sudah dikelompokkan dalam kategori seperti gorengan, sayur berkuah, pepesan, sate, dan lain-lain. Deretan puluhan lauk ini bikin lapar mata. Tak terlalu mengherankan karena rumah makan dikelola oleh pemilik usaha katering Sinar Mulya Abadi.

Kami mengambil nasi merah setengah porsi dan ditambah lauk ayam goreng kremes, tempe goreng, oseng daun pepaya plus kerupuk. Sup Matahari yang jadi andalan di sini yang paling beda. Karena bukan menu ndeso. Sayangnya sedang habis belum diisi ulang.

Sup ini berupa potongan tahu, wortel dan sayuran lain yang dibungkus telur dadar lalu disiram kaldu hangat. Menu ini biasanya jadi menu pesta kawinan atau kondangan. Pilihan sup lainnya ada sup jagung dan sup rambutan, bola-bola daging dengan isian suun.

Setelah mengambil nasi, lauk dan sambal plus pesan minuman, nama dan harga makanan dicatat oleh kasir. Tidak langsung bayar tetapi setelah selesai makan tinggal sebutkan nama saja, kasir akan mencetak struk.

Nasi merahnya pulen dan oseng daun pepaya gurih sedikit pedas. Daun pepaya tidak pahit hanya saja masih ada selingan daun pepaya yang liat karena daun tua. Kering tempenya garing renyah, tidak terlalu manis dan ukurannya agak lebar tipis.

Ayam goreng kremes ini sejak awal menggoda karena diselimuti adonan yang bentuknya mirip 'sarang'. Kalau suka ikan juga ada ikan dengan 'sarang' adonan. Adonan tepungnya renyah garing dan ayamnya tak terlalu asin. Pas dicocol dengan sambal yang pedas nyengat.

Tempe bacemnya berukuran besar, manis gurihnya meresap hingga ke dalam. Mantap! Sementara sate usus ayamnya juga gurih empuk dan bumbunya meresap. Dicocol dengan sambalnya rasanya gurih pedas enak.

Suasana rumah makan ini memang seperti rumah Jawa. Meja kursi kayu untuk bersantap dan dindingnya dihiasi lampu gantung Jawa, dan beberapa pernak-pernik khas Jawa. Tetapi yang lebih meyenangkan adalah harganya yang terjangkau.

Untuk ayam kremes, sayap kremes (Rp 1.500), paha kremes (Rp 5.000), oseng daun pepaya ( Rp 7.000), tempe bacem ( Rp 2.000), kering tempe (Rp 3.000) dan nasi merah (Rp 1.500). Dengan uang Rp 75.000 bisa makan kenyang bertiga. Murah kan?

Rumah Makan Lawuh Ndeso
Jl. Pattimura 7-8
Jl. Langenrejo No.6, Gendongan,
Salatiga

Jam buka : 07.30 - 16.00
Telpon :0851-04980802


Continue reading Lawuh Ndeso: Di Sini Bisa Menebus Kangen Masakan Jawa Rumahan

Minggu, 16 Februari 2020

,

Paru Aceh Lady : Pedas Mantap! Oseng Paru Aceh dan Iga Sapi Balado


Kalau bingung mau makan apa di rumah, bisa pesan online masakan rumahan di sini. Ada oseng paru, oseng daging, hingga iga balado ekstra pedas.
Tak perlu keluar rumah untuk beli makanan enak karena kini banyak makanan online yang bisa dipesan dari rumah. Nah kalau sedang ngidam masakan rumahan yang pedas dan bikin nagih bisa pesan aneka oseng daging dari Paru Aceh Lady.

Paru Aceh Lady
Masakan rumahan khas Aceh ini sudah ada sejak tahun 2018 dengan jumlah followers mencapai 87 ribu di Instagram. Dikirim langsung dari Bogor, Paru Aceh Lady menawarkan tiga pilihan menu sederhana.
Yaitu Oseng Paru (Rp 37.000 / 125gram), Oseng Daging (Rp 42.00 / 150gram), dan Iga Balado (Rp 52.000 / 170gram). Semua makanan dibuat secara fresh dan homemade setiap harinya menggunakan resep rahasia milik keluarga.
Penasaran dengan rasanya, kami langsung memesan ketiga menu ini lewat aplikasi WhatsApp. Pelayanannya cukup cepat, dan setelah biaya ditransfer kita bisa langsung mengambil makanan ini via ojek online atau dikirim menggunakan jasa kurir.
Paru Aceh Lady
Untuk kemasannya juga tidak sembarangan, semua makanan dikemas dengan plastik kedap udara dan divakum. Cara penyajiannya cukup dihangatkan di atas wajan panas atau microwave selama 3-5 menit.
Pertama kami mencoba Oseng Paru yang jadi menu andalannya. Ketika dihangatkan aroma bawang dan cabe langsung menggugah selera. Potongan daging parunya cukup besar dengan irisan cabe merah dan hijau besar, serta irisan cabe rawit bendot yang melimpah.
Di suapan pertama sengatan pedas dari osengan cabe ini begitu terasa dan membakar lidah dan jejak rasa bawang merah yang kuat. Untungnya diselamatkan dengan tekstur paru yang empuk dan juicy. Daging paru tidak kering dan tidak mudah hancur. Serta bebas dari aroma amis karena ditutupi dengan aroma paduan rempah dari sereh, laos, dan daun jeruk yang terasa di setiap suapan.
Paru Aceh Lady
Rasa dari oseng paru ini lebih cenderung ke asin pedas apalagi jika disantap dengan nasi putih hangat, dijamin tak bisa berhenti ngunyah.
Kemudian untuk menu Oseng Daging nya menggunakan bumbu yang sama dengan Oseng Paru. Bedanya paru diganti dengan potongan daging koyor yang berlemak dan sedikit berminyak.
Rasanya mirip seperti oseng mercon khas Jogja, hanya saja rasa pedasnya lebih nendang oseng daging ini karena tidak ada rasa manis. Empuknya daging koyor juga membuat rasa oseng daging ini semakin enak.
Paru Aceh Lady
Terakhir ada Iga Balado yang tak kalah primadona dari Paru Aceh Lady. Potongan iganya cukup besar, dengan bumbu sambal balado yang 'medok' dan royal. Berbeda dengan dua menu lainnya, iga balado ini memiliki paduan rasa pedas manis dari bumbunya.
Tekstur daging iganya sendiri empuk dan mudah dilepaskan dari tulangnya. Daging iga juga cocok disantap dengan irisan cabe merah dan hijau dari oseng paru, rasanya tidak mengecewakan!
Paru Aceh Lady
Meski hanya menawarkan tiga menu saja tapi Paru Aceh Lady juga menyediakan pilihan ukuran. Ada ukuran Family Pack sekitar 500 gram untuk setiap menunya dengan kisaran harga dimulai dari Rp 130.000 - 145.000. Semua makanan bisa bertahan hingga 3 bulan jika disimpan di dalam freezer dan 5-7 hari di dalam kulkas. Untuk informasi lebih lanjut bisa cek Instagram @paruacehlady.
Paru Aceh Lady
JL. Vila Nusa Indah 5.
Blok SA 1, Ruko No. 14, Bogor.
Pemesanan via WhatsApp: 081703675712
Jam Buka: 09.00 - 18.00
Continue reading Paru Aceh Lady : Pedas Mantap! Oseng Paru Aceh dan Iga Sapi Balado
,

Mie Ayam Kondang: Mie Ayam Gerobakan Lezat Favorit SBY



 

Mie ayam gerobakan tak pernah membosankan. Apalagi mie ayam racikan warung Mie Ayam Kondang yang mantap bumbunya dan jadi favorit SBY ini.

Di bilangan Pesanggrahan ada sebuah warung sederhana yang menawarkan menu mie ayam. Warung sederhana tersebut bernama Mie Ayam Kondang yang merupakan usaha milik Pandiono. Tampilannya juga seperti namanya, sederhana saja.

Warung Mie Ayam Kondang didominasi warna biru tua dengan area santap lumayan luas. Terdapat banyak meja dan bangku yang bisa menampung banyak pengunjung di sana. Ruangannya dihiasi dengan foto-foto penghargaan yang diberikan untuk Mie Ayam Kondang.

Mie Ayam Kondang menjadi populer setelah disebut-sebut sebagai warung mie ayam langganan presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Tahun 2004 lalu pas pak SBY terpilih jadi presiden, beliau mengadakan open house di kediamannya di Cikeas. Nah, kami dipercaya untuk melayani beliau dan para tamu-tamunya selama 1 bulan penuh," ujar Pandiono kepada detikFood.

Lebih lanjut, Pandiono juga menceritakan bahwa mie ayam yang dipesan SBY saat itu adalah mie ayam komplet (Rp. 21.000) yang berisi mie, potongan daging ayam, sawi, dua bakso, pangsit goreng atau pangsit rebus. Merasa penasaran akhirnya kami pun memesan menu yang sama seperti yang dipesan SBY dengan pangsit goreng.

Semangkuk mie ayam komplet pun dihidangkan dalam porsi yang tak beda dengan mie ayam umumnya. Mienya putih kecil, bertekstur lembut dan kenyal. Rasanya juga gurih dan semakin nikmat begitu diguyur kuah bakso yang bening dengan rasa gurih tipis.

Baksonya empuk dengan rasa daging sapi yang kuat. Begitu pun dengan potongan ayamnya yang rasanya manis gurih karena dibumbui kecap dan bawang putih. Toppingpotongan ayamnya juga terbilang royal.

Sementara untuk pangsit gorengnya dikemas dalam bungkus plastik. Hanya terdapat satu pangsit goreng, tetapi ukurannya cukup besar sebagai pelengkap mie ayam di sini.

Ternyata mie ayam di warung langganan SBY ini 100% merupakan buatan homemade. Mulai dari adonan mienya, bakso, hingga sambal dan sausnya.

"Kita buat semuanya homemade tanpa bahan pengawet. Jadi, kalau tidak ditaruh dalam pendingin adonan mie hanya bisa bertahan maksimal 14 jam,"

Tak terhitung jelas berapa porsi dalam sehari yang berhasil dijual Pandino. Namun, pemilik warung yang sekaligus menjabat sebagai ketua Paguyuban Tunggalrasa Mie Ayam mengaku menghabiskan mienya sebanyak 500 kilogram dalam sehari.

"Keseluruhan itu menghabiskan 20 - 25 sak. Dalam satu sak ada sekitar 25 kilogram adonan mie," tutur Pandiono.

Kelezatan mie ayam yang ditawarkan di sini berhasil membuat SBY menjadi ketagihan. Buktinya hingga saat ini Pandiono masih sering menerima pesanan untuk SBY. Saking populernya Mie Ayam Kondang tidak hanya dipesan oleh SBY saja, tetapi mereka juga sering menerima pesanan dari instansi TNI dan Polri.

Dengan harga Rp. 21.000 untuk semangkuk mie ayam yang lezat dan porsinya banyak memang sudah tepat dan bisa dijadikan rekomendasi tempat makan. Tempatnya yang luas juga cocok untuk makan bersama keluarga.

Selain mie ayam, warung yang sudah memiliki banyak karyawan ini juga menawarkan menu lainnya, seperti bihun rebus, kwetiaw dan baksonya yang dibanderol dengan harga terjangkau, yaitu berkisar antara Rp. 14.000 sampai dengan Rp. 19.000.

Mie Ayam Kondang
Jl. Kostrad Raya No.34
Pesanggrahan, Jakarta Selatan
Telepon : 021 58905289
Jam Buka : 09.00 - 21.00


Continue reading Mie Ayam Kondang: Mie Ayam Gerobakan Lezat Favorit SBY

Minggu, 02 Februari 2020

, ,

Maki-San: Di Sini Bisa Racik Sushi dengan 100 Pilihan Isian


Restoran sushi ini tawarkan konsep 'DIY'. Pengunjung bisa meracik sendiri isian sushi sesuai selera dari 100 pilihan yang ada. Penggemar sushi layak coba!
Restoran sushi di Jakarta sudah tak terhitung jumlahnya. Mulai dari yang sederhana sampai yang kelas atas karena menggunakan bahan-bahan premium. Kalau mau yang berbeda, restoran sushi di Plaza Indonesia ini patut jadi pilihan.
Harganya tak terlalu mahal dengan konsep unik 'Do It Yourself' (DIY). Bernama Maki-San, pengunjung ditawari 100 pilihan isian sushi. Ada juga salad DIY yang bisa dicoba.
Maki-San merupakan jaringan restoran Jepang asal Singapura. Di sana, Maki-San sudah hadir sejak 2012. Baru pada akhir 2019, restoran berekspansi ke Jakarta dengan membuka gerai di Plaza Indonesia.
Menyasar anak muda, interior restoran dibuat Instagramable dengan nuansa kayu yang dominan. Ada area meracik yang bisa diintip dan area bersantap di bagian tengah yang cocok untuk pengunjung kelompok.

Maki-San: Di Sini Bisa Racik Sushi dengan 100 Pilihan Isian
Ketika kami mampir beruntung ada promo Sushi Bundle seharga Rp 110.000. Sushi dilengkapi tempura kani stick dan gratis teh hijau panas. Sistem memilih isian sushi di sini adalah melalui layar sentuh yang ada di bagian depan restoran.
Teknologi canggih ini membuat waktu memesan jadi menyenangkan. Untuk basis sushi tersedia 'wrap' dan 'rice'. Karena ingin lebih sehat, kami memilih sushi brown rice dengan pembungkus nori (rumput laut).
Selanjutnya memilih 'Essentials'. Pilihan kami jatuh pada pink pomelo, ubi ungu, tempura jamur enoki, edamame, dan ebi kukus. Dari kategori ini sebenarnya juga ada pilihan asparagus, alpukat, tamagoyaki, sampai tuna mayo.
Maki-San: Di Sini Bisa Racik Sushi dengan 100 Pilihan Isian
Lanjut ke 'Sprinkles', ada pilihan abon ayam, nori strip, kulit ikan renyah, sampai bonito fish flakes. Tetapi kami memilih golden tempura crunch yang jadi andalan. Diiringi sambal hijau dari kategori 'House Sauces' dan tempura soft-shell crab (tempura kepiting soka) dari kategori 'Specials'.
Sushi dikemas dalam kotak cantik, higienis, dan praktis. Di dalamnya berisi delapan potong sushi yang padat isian. Terlihat komposisi isian lebih banyak ketimbang nasi, hampir 70%.
Isian yang terlihat adalah edamame, ubi ungu, ebi kukus, dan golden tempura crunch. Happ! Sepotong sushi coba kami lahap sekaligus, tapi tak bisa karena kebesaran.
Maki-San: Di Sini Bisa Racik Sushi dengan 100 Pilihan Isian
Gigitan pertama langsung terasa isian edamame yang menonjol dari segi tekstur dan rasa. Diiringi ubi ungu yang lembut manis. Baru menyusul beragam rasa gurih dari protein yang ada.
Sushi makin enak saat dicelup ke shoyu bercampur bubuk cabai. Untuk sambal hijau yang dipakai sebagai isian sushi tak terlacak rasanya di lidah kami.
Wah, 8 potong sushi ini benar-benar bikin puas dan kenyang! Cocok jadi menu makan siang yang padat nutrisi.


Maki-San: Di Sini Bisa Racik Sushi dengan 100 Pilihan Isian
Yang bikin spesial adalah topping rendang! Olahan daging khas Minang ini ternyata enak dipadukan salad sayuran yang renyah segar.
Menurut kami rasa rendang di Maki-San tak kalah enak dengan rendang di rumah makan Minang. Dagingnya empuk dan bumbu rempahnya terjejak kuat. Sepertinya lebih enak dimakan pakai nasi hangat.
Pencinta sushi dan salad bisa langsung membuktikan sendiri kelezatan menu di Maki-San. Restoran ini berkonsep kasual sehingga cocok juga jadi tempat ngumpul bersama teman.
Maki-San
Plaza Indonesia, Lantai Basement
Telepon: 021 80602045 ext:981
Continue reading Maki-San: Di Sini Bisa Racik Sushi dengan 100 Pilihan Isian
,

Bara Grills: Juicy Harum! Daging Sapi yang Diasap 12 Jam


Mengusung konsep meat platter, restoran yang satu ini punya aneka hidangan daging asap. Bumbunya meresap dan teksturnya juicy yang bikin nagih.
Populer di media sosial, restoran Bara Grills yang terletak di wilayah Bintaro, jadi tempat makan yang cocok bagi penggemar hidangan daging asap. Mengusung konsep platter, di restoran ini bisa menyantap berbagai potongan daging sapi yang berbeda, hingga ayam yang semuanya diasap selama 12 jam.
Restoran dua tingkat dengan nuansa batu bata, dan open kitchen ini, menawarkan pilihan platter daging yang bisa dipilih sesuai selera.
"Kalau di sini, semua daging sapi atau ayam sudah melalui proses pengasapan selama 12 jam. Lalu dipanggang lagi selama 15 menit, dan dioleskan dengan saus pilihan, sebelum disajikan kepada pengunjung," tutur salah satu pelayan di Bara Grills.
Penasaran dengan menu andalannya. Kami pun tertarik mencoba Monster Grills (Rp 245.000), yang terdiri dari 300 gram potongan daging sapi brisket atau sandung lamur. Lalu ada 150 gram short plate, 100 gram shank atau sengkel, hingga setengah ekor ayam panggang. Menu ini bisa disantap untuk 3-4 orang.
Cukup tunggu selama 15 menit, dan Monster Grills pun siap disajikan. Bagian daging matang dengan sempurna, dan tidak ada tingkat kematangan, karena sudah diasap sebelumnya.
Di sini daging diolesi dengan bumbu saus original dan madu, aroma harum dari panggangan daging, dengan saus tambahan Peri Peri (Rp 7.000) dan Mushroom Sauce (Rp 7.000). Jangan lupa pesan juga tambahan French Fries (Rp 12.000).
Meski sekilas tampilannya terlihat sama, tapi rasa dan tekstur dari setiap daging asap ini berbeda. Pertama kami mencoba daging shank, atau sengkel. Tekstur dagingnya sedikit agak keras, karena penuh dengan otot, tapi bagian dalam daging tetap empuk, dengan rasa saus madu yang berpadu dengan olesan saus original yang menggunakan mayo dan BBQ.
Sementara bagian short plate nya diiris agak besar, dan tidak terlalu tipis. Bagian dari lemaknya juicy sehingga rasa daging asap ini lebih gurih. Meski diasap tak terasa garing atau alot.
Nah, bagi yang suka rasa daging yang juicy, sedikit berlemak, dengan tekstur daging yang lebih lembut pasti suka potongan brisket atau sandung lamur. Karakteristik daging sapi yang juicy ini semakin enak ketika dicocol dengan saus Peri-Peri yang pedas sedikit asam.
Menu ayam panggangnya juga tak kalah enak dengan daging asapnya. Bagian dada ayam yang cukup besar, diolesi saus madu ketika dipanggang, dan dibaluri saus jamur berwarna putih yang creamy rasanya jadi semakin enak. Meski menggunakan potongan dada, tapi bagian dalam daging ayam tidak terlalu kering, karena serapan dari bumbu madu yang dioleskan.
Bagi yang tak mau pesan menu platternya, tak perlu khawatir. Bara Grills juga punya menu ala carte yang sama enaknya. Coba saja pesan Bara Hotdog Grills (Rp 60.000). Hot dog yang biasanya menggunakan sosis, diganti dengan potongan daging shortplate 100 gram, kemudian dilapisi dengan keju mozzarella yang meleleh, selada, dan mayonnaise.
Disantap tanpa cocolan sambal pun, rasanya sudah enak, dengan tekstur daging shortplate yang juicy. Apalagi ditambah lelehan keju mozzarella plus roti bun yang dioleskan margarin. Porsinya yang besar, dijamin bikin kenyang dan puas.
Selain menu di atas, Bara Grills juga punya menu platter lainnya. Yaitu menu Bara Grills untuk dua orang, Sausage Platter, Sei Sapi, hingga Bebek Panggang Asap. Pastikan kosongkan perut sebelum datang ke sini karena porsi makanannya yang melimpah.

Bara Grills
Ruko Graha Marcella, No. 11.
Jl. Pondok Betung Raya (Bintaro Sektor 3A), Bintaro, Tangerang Selatan.
Telp: 0812-1153-4390
Jam Buka: 11.00 - 23.000


Continue reading Bara Grills: Juicy Harum! Daging Sapi yang Diasap 12 Jam