Minggu, 12 April 2020

,

Coffeelense Coffee Brewery: Lezatnya Poached Egg Katsu di 'Warung Bi Eem'



Berkat film Dilan, kafe di Bandung ini menarik perhatian untuk dikunjungi. Populer dengan nama Warung Bi Eem, ada aneka menu dengan harga terjangkau di sini.
Bagi kamu yang sudah menonton trilogi film Dilan dan Milea pasti sudah tidak asing dengan Warung Bi Eem. Warung yang dalam film dijadikan sebagai tempat nongkrong anak SMA itu menjadi tempat bersejarah bagi Dilan dan Milea.
Warungnya bergaya rumah jadul tahun 90-an. Dengan cat dinding berwarna biru telur asin yang sangat ikonik. Rupanya, di dunia nyata Warung Bi Eem merupakan sebuah kafe yang juga jadi tempat nongkrong anak millennial di Bandung.
Kafe tersebut memiliki nama Coffeelense Coffee Brewery, lokasinya berada di Jalan Panaitan, Bandung. Semenjak dipakai sebagai lokasi syuting film Dilan, kafe tersebut semakin ramai pengunjung. Apalagi penampilan depan kafenya yang sama sekali tidak diubah sehingga suasana 'Warung Bi Eem' masih sangat terasa.
Kafe tersebut menjadi populer. Saking populernya sering dijadikan destinasi wisata kuliner oleh para wisatawan dari kota-kota lain. Kami pun ikut penasaran untuk mengunjungi kafenya. Benar saja, ketika menginjakkan kaki di sana seperti masuk ke dalam film Dilan itu sendiri.
Hanya saja, ketika kamu masuk ke bagian dalam itu agak sedikit berbeda. Di dalamnya sudah ditata seperti layaknya kafe. Dengan penempatan meja dan kursi kayu. Ada tiga area untuk pengunjung di sana, indoor dan outdoor yang terbagi menjadi dua tempat.
Supaya suasana dalam film Dilan dapat terasa, kami memilih duduk di area outdoor. Sehingga bisa melihat potret Warung Bi Eem seperti yang ada di dalam film aslinya.
Untuk menunya, Coffeelense Coffee Brewery menawarkan aneka makanan berat seperti nasi goreng, pasta, rice bowl dan lainnya. Selain itu juga ada camilan hingga aneka minuman. Pilihan kami kemudian jatuh pada menu Poached Egg Katsu (Rp. 30.000) yang merupakan salah satu menu favorit di sana.
Coffeelense Coffee Brewery: Lezatnya Poached Egg Katsu di 'Warung Bi Eem'
Penampilannya menu makannya sangat cantik dan terlihat mewah. Satu porsi diisi dengan chicken katsu, kentang goreng dari poached egg yang disajikan secara bertumpuk. Kemudian, disiram dengan saus barbeque yang aromanya harum.
Ternyata saus BBQ nya gurih enak. Cocok sebagai saus untuk chicken katsu dan kentang goreng ini. Rasanya semakin nikmat begitu poached egg dikoyak, kuning telur setengah matang itu langsung lumer melapisi semua isian. Manis dan creamy tanpa aroma amis sedikitpun.
Kentang gorengnya dipotong tebal-tebal dan rasanya pun empuk. Begitu pula dengan chicken katsunya yang juga tebal. Rasa saus barbeque yang diberikan secara royal itu meresep hingga ke bagian daging katsunya. Menariknya lagi, dagingnya juga juicy.
Nah, usai makan yang gurih enaknya ditutup dengan camilan yang manis. Camilan manis yang kami pilih, Fried Banana Brown Sugar (Rp. 20.000). Berupa pisang goreng yang dibuat dari pisang uli. Pisang uli itu kemudian dipotong kecil-kecil dan digoreng.
Coffeelense Coffee Brewery: Lezatnya Poached Egg Katsu di 'Warung Bi Eem'
Untuk satu porsinya diisi dengan 4 potong pisang goreng. Uniknya pisang goreng tersebut diberi taburan kacang tanah bubuk, brown sugar dan es krim vanilla serta strawberry segar.
Pisang goreng disajikan di atas talenan. Karena dikombinasikan dengan bebarapa pelengkap, rasa pisang gorengnya menjadi berbeda. Ada manis, gurih dan kecut segar yang berpadu dengan sempurna dalam satu gigitan. Kacang bubuknya terasa renyah gurih.
Jangan lupa juga untuk memesan Kyoto (Rp. 22.000). Diberi nama Kyoto karena terinspirasi dengan kota Kyoto yang penuh sejarah di Jepang. Bukan hanya namanya saja yang terinspirasi dari Jepang, tetapi juga racikannya.
Coffeelense Coffee Brewery: Lezatnya Poached Egg Katsu di 'Warung Bi Eem'
Kyoto tersebut dibuat dari perpaduan espresso, susu dan matcha yang komposisinya sangat pas. Untuk membuat racikan yang pas mereka perlu waktu yang lama hingga akhirnya mendapatkan rasa pas seperti saat ini. Aroma kopi dan matcha tercium wangi. Rasa kopi dan matcha sama-sama seimbang. Selain itu juga ada menu Matcha Latte yang sama-sama enak dengan rasa matcha yang begitu kental.
Buat kamu yang berniat mengunjungi Bandung dalam waktu dekat, kafe ini bisa jadi referensi tempat nongkrong yang seru. Karena berada di dalam komplek, suasananya pun terasa tenang dan nyaman. Dan jangan lupa berfoto di depan kafenya ya!
Coffeelense Coffee Brewery
Jl. Panaitan No. 22
Sumur Bandung, Bandung
Telepon: 0812-1855-4713
Jam Buka: 14.00 - 22.00
Continue reading Coffeelense Coffee Brewery: Lezatnya Poached Egg Katsu di 'Warung Bi Eem'

Minggu, 05 April 2020

,

Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum



Sajian sop daging selain kaya nutrisi juga enak dinikmati saat hangat. Kuah kaldu dan dagingnya yang gurih makin enak ditambah sambal.

Semangkuk sop dengan daging empuk dan kuah kaldu bening yang gurih bisa dinikmati ke kedai Sop Sapi Gosyen. Kedai yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat ini menawarkan aneka hidangan sop daging yang siap memanjakan selera.

Benar saja, meskipun kami baru tiba di area parkir kedai ini, hidung sudah digoda dengan aroma gurih kaldu daging yang mengepul dari panci rebusan sop. Semakin dekat area makan, aromanya semakin menusuk-nusuk hidung dan seolah terus menggoda agar kami cepat memesan semangkuk sop.

Melirik daftar menu, ternyata kedai ini memang spesialis menyajikan aneka sop daging sapi. Beberapa menu serba daging bisa jadi pilihan antara lain Sop Daging Tetelan, Sop Iga Sapi, Sop Buntut Sapi, Sop Campur dan Sop Tulang Sumsum. Pokoknya buat pencinta daging sapi terutama sop harus ke sini.
Kami memesan beberapa menu andalannya yakni Sop Iga, Sop Campur dan Sop Sumsum. Sop Iga Sapi (Rp 38.000) disajikan panas mengepul. Disajikan dalam mangkuk putih bergaris merah sop ini berisi tiga potong iga sapi, wortel, kentang dan taburan bawang goreng serta irisan daun bawang. Tampilan seperti sop iga rumahan.

Sluurp! Kuah kaldu yang aromanya sejak awal menggoda kami ini ternyata memang memiliki rasa gurih kaldu sapi yang dominan. Selain itu ada juga jejak rasa aneka rempah. Tampaknya kuah kaldu dimasak dengan tambahan cengkeh, biji pala hingga kayu manis. Penggunaan rempah yang pas, membuat kuah kaldu lebih kaya rasa namun tidak membuat keruh.
Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum

Puas mencicip kuahnya, kami mencoba mencungkil bagian dagingnya. Wuiih ternyata daging iga ini punya tekstur super empuk. Bentuk daging memang utuh namun ketika dipotong dengan sendok, serat daging langsung terpisah. Demikian juga ketika kami mengunyahnya. Empuk juicy!

Ditambah sambal dan air perasan jeruk limau yang memang disajikan terpisah, rasanya semakin mantap. Sambal rawit merah yang jadi pelengkap ini tipe sambal super pedas, bagi pencinta kuliner pedas dijamin lidah akan terpuaskan.

Tak beda jauh dengan Sop Campur (Rp 60.000) yang bisa jadi pilihan buat yang galau memilih isian. Sop campur disajikan dengan isian buntut sapi, iga sapi, daging, tetelan dan kikil. Porsinya juga lebih banyak dan komplet.

Tak berbeda dengan daging iga yang sudah kami coba sebelumnya, semua daging Sop Campur ini juga punya tekstur empuk. Potongan buntut sapi ukuran sedang ini punya daging tebal yang empuk gurih.
Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum

Kenyalnya tetelan dan kikil sapi juga menjadi daya tarik yang boleh dilewatkan. Karena porsinya lumayan banyak, Sop Campur ini bisa disantap hingga 2 orang. Tapi kalau sanggup menyantapnya sendiri, dijamin perut puas terisi.

Kami tak melewatkan Sop Tulang Sumsum (Rp 70.000). Menu yang satu ini langsung menyita perhatian karena disajikan dengan tulang sumsum ukuran besar. Potongan daging sapi, wortel dan kentang tetap menjadi pelengkap pada menu yang satu ini.

Tak mau menunggu dingin, kami langsung mencungkil sumsum yang ada di rongga tulang kaki ini. Tak perlu khawatir kesulitan, kami diberikan sedotan besar untuk menyeruput lembut gurih sumsum. Slurrrp!
Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum

Wah nikmat sekali sensasi menyeruput sumsum dari dalam sela tulang. Tambahkan kuah lagi agar sumsum mudah dinikmati. Sayangnya, rongga tulang sumsum ini cenderung dangkal jadi isi sumsumnys tak terlalu banyak.

Semua sop daging ini paling pas dinikmati dengan seporsi nasi putih hangat. Wah siap-siap gagal diet!

Selesai makan, kami tergelitik untuk bertanya soal rahasia empuknya daging pada sop ini. Koh Ifong, salah satu pemilik yang kami temui di kedai mengatakan tekstur empuk ini diperoleh dari teknik memasaknya.

"Kami tidak pakai presto, ini empuknya memang asli karena direbus lama. Dagingnya ini direbus 2 jam, jadi kaldunya keluar dan dagingnya juga empuk," ujar Koh Ifong.
Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum
Puas menikmati aneka sop daging, saatnya kami membilas mulut dengan semangkuk Es Taiwan (Rp 30.000). Es campur ini disajikan komplet dengan berbagai topping.

Es serut yang sudah diguyur gula cair, sirup dan susu kental manis disajikan dengan potongan buah semangka, melon, buah naga, mangga kacang merah, kacang hijau, cincau hitam dan strawberry. Manis segar es Taiwan ini sukses membilas mulut yang sebelumnya agak terasa berlemak usai menyantap sop daging.

Sop Sapi Gosyen
Jl. Panjang No. 9A
Kedoya Selatan, Jakarta
Continue reading Sop Sapi Gosyen : Sluurp! Gurihnya Sop Daging dan Sop Sumsum

Minggu, 22 Maret 2020

,

Nyamm! Pasta Murah dan Enak Dekat UGM Ini Bisa Dipesan Online


Tak perlu keluar rumah, kamu bisa makan pasta enak buatan kedai dekat UGM ini. Ada spaghetti carbonara hingga fettucini arrabiata yang layak dicicipi!

Di dekat Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, ada kedai mungil yang jadi favorit banyak mahasiswa. Namanya Picnic! Pasta x Sausage yang menawarkan konsep pasta rasa restoran bintang lima dengan harga kaki lima.
Kedai Picnic berlokasi di Gang Mawar No. 2A Santren, Caturtunggal. Kedainya mungil, namun sering kali ramai pembeli. Buka mulai pukul 4 sore hingga pukul 9 malam, Picnic! Pasta x Sausage menyajikan berbagai olahan pasta dengan saus Italia yang sudah dimodifikasi, menyesuaikan selera orang Indonesia.
Picnic! Pasta x Sausage
Kamu bisa pilih empat jenis pasta yaitu spaghetti, fettucini, penne, dan fusilli. Untuk menu andalan, kedai ini punya fettucini arrabiata dan spaghetti carbonara. Ada juga berbagai menu lain untuk dicoba seperti cheese baby potato dari kategori hidangan pembuka.
Cheese baby potato berupa kentang panggang mungil dengan bumbu Italia plus parutan keju. Menu ini terasa nikmat dengan aroma plus cita rasa oregano dan basil yang tercecap kuat.
Untuk pasta, fettucini arrabiata cocok bagi penggemar makanan pedas. Pedasnya cabai kering di dalam saus arrabiata yang berpadu tomat, bawang putih, dan ayam cincang begitu kuat menyelimuti setiap bagian fettucini.
Picnic! Pasta x Sausage
Ada sedikit jejak manis gurih, namun pedasnya tetap lebih kuat. Semakin disuap, rasa pedas dari cabai kering semakin mendominasi sajian ini. Saus arrabiata cocok untuk para penikmat pasta yang menyukai varian pasta yang lebih light.
Sebaliknya, spaghetti carbonara direkomendasikan untuk pengunjung yang suka saus creamy. Rasa sausnya didominasi rasa telur, susu, dan keju yang menyatu sempurna bersama spaghetti dengan tingkat kematangan al dente.
Picnic! Pasta x Sausage
Ada pula sedikit rasa smoked beef dalam saus yang semakin memperkaya rasa pasta. Rasa carbonaranya benar-benar kuat, tanpa meninggalkan sisa bau amis di mulut. Sebagai menu yang dapat ditemui di resto mana saja, carbonara di sini terasa cukup spesial dan berkesan.
Tak perlu khawatir mengenai harga karena Picnic! Pasta x Sausage mematok Rp 15.000 sampai 20.000 saja. Harga ini bahkan belum pernah naik sejak Picnic! Pasta x Sausage didirikan tahun 2016.
Menurut pemilik Picnic! Pasta x Sausage, Bianca M., kedainya memang menyasar kalangan mahasiswa yang ingin makan enak, namun tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas makanannya. Picnic lahir dengan konsep unik, dimana makan enak dengan teman dan keluarga adalah salah satu bentuk piknik seru, yang dapat dilakukan bersama-sama untuk menghabiskan waktu luang.
Picnic! Pasta x Sausage
Gang Mawar No. 2A Santren, Caturtunggal
Telepon 082137814488
Instagram @picnicpasta
Continue reading Nyamm! Pasta Murah dan Enak Dekat UGM Ini Bisa Dipesan Online

Minggu, 15 Maret 2020

,

Mpek Tjoen: Enak dan Sedap! Nasi Goreng Cingur di Warung Kekinian




Meski pun nama restoran ini ada unsur warung bakmi, tapi interior dan suasananya lebih bergaya kafe kekinian. Dilengkapi dengan berbagai makanan khas Indonesia.

Jalan-jalan di wilayah Gandaria, banyak tempat makan dengan konsep kekinian yang bermunculan. Salah satunya Warung Bakmi Mpek Tjoen, yang menarik perhatian dengan lambang restoran terdiri dari empat bahasa, Indonesia, Jepang, China, dan Korea.


Masuk ke dalam restoran ini, hamparan ruangan yang luas, dengan nuansa rustic modern langsung menyambut kami. Di bagian tengah, terdapat kaca besar yang mengarah langsung ke dapur. Di sini sistem memesannya hanya melalui kasir saja.

Meski namanya warung bakmi, tapi makanan yang tersedia tak hanya bakmi saja. Menggabungkan konsep bakmi gaya China, dan makanan khas Indonesia. Restoran ini lengkap sajikan dari makanan ringan hingga menu utama yang menggugah selera.

Salah satu menu andalan yang harus dicoba di sini tentunya Bakmi Bakso (Rp 45.000). Menurut penuturan salah satu pelayan di Mpek Tjoen, semua mie yang ada di sini diproduksi secara home made, dengan tingkat ketebalan mie yang berbeda. Ada mie besar, mie sedang, hingga mie kecil.

Tapi yang paling favorit adalah mie kecilnya. Tak perlu lama menunggu mie disajikan, bakmi bakso ini disajikan dalam mangkuk berukuran besar, berisi mie kecil, potongan daging ayam rebus, irisan bawang daun dan seledri, taburan bawang goreng putih, dan jeruk limau. Dengan dua butir bakso dan kuah kaldu yang disajikan terpisah.

Tekstur mienya cukup kenyal, tidak terlalu lembek dengan tingkat kematangan yang pas. Ditambah dengan aroma harum dari daun bawang dan bawang putih goreng di atasnya. Rasa gurih dari minyak wijennya cukup berasa, sehingga disantap tanpa kuah pun, rasa dari bakmi ini sudah enak. Tak ketinggalan potongan daging ayam rebus tanpa tulang yang empuk gurih.

Sama seperti mie, bakso di sini juga dibuat secara homemade. Memakai bakso kecil polos, rasa dari daging sapi tetap kuat terasa, dengan tekstur kenyal bikin nagih. Perasan jeruk limau yang segar menambah cita rasa tersendiri di kuah kaldunya, menambah kelezatan dari bakmi bakso ini.

Kemudian kami juga tak melewatkan menu populer lainnya, Nasi Goreng Cingur (Rp 35.000). Jika biasanya cingur atau irisan dari moncong sapi diolah jadi rujak, di Mpek Tjoen, cingur jadi topping nasi goreng yang enak.

Porsinya cukup banyak, dengan rasa gurih dari bumbu bawang serta irisan cabe merah yang dipakai campuran nasi. Kenyalnya cingur yang sudah dibumbui juga enak, dan tidak gurih berlebihan. Menu ini wajib dicoba untuk para penggemar hidangan nasi goreng, dan cingur sapi.

Warung Bakmi Mpek Tjoen
Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kebayoran, No.31.
Gandaria Utara, Jakarta Selatan
Telp: 0813-8181-8231
Jam Buka: 08.00 - 22.00


Continue reading Mpek Tjoen: Enak dan Sedap! Nasi Goreng Cingur di Warung Kekinian

Minggu, 01 Maret 2020

, ,

Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar


Gerai ini punya konsep pizza ala New York. Ada aneka pizza dengan topping yang unik dan menggoda selera.
Di daerah Darmawangsa tepatnya di Pelaspas, ada gerai Pizzza Dealer yang menyajikan pilihan pizza tipis dan besar gaya New York. Berbeda dengan tempat makan pizza lainnya, di sini konsepnya 'grab-to-go'. Jadi pembeli yang datang bisa langsung memilih jenis pizza yang dinginkan dan bisa dibeli potongan.
Di bagian depan gerai, terdapat menu besar yang menjelaskan setiap topping pizza. Lengkap dengan harga satuan atau satu loyang yang terdiri dari 7-8 potongan pizza.
"Di sini pizza nya menggabungkan gaya New York dan Neapolitan, jadi teksturnya tipis dan renyah. Menu andalannya ada OG Slice, Glazed, dan Pepperoni," jelas salah satu pegawai yang bertugas di belakang konter.
Penasaran dengan rasanya kami langsung memesan tiga pizza tersebut. Setiap pizza yang dibeli semuanya dihangatkan dulu selama lima menit kemudian disajikan di atas piring kertas atau paper bag dengan tulisan 'Pizzza Dealer' yang Instagrammable.
Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar
Pertama kami mencoba pizza OG Slice (Rp 25.000/slice). Bagian atas dari pizza ini dipenuhi lelehan keju mozzarella dan ukurannya yang cukup besar dibandingkan pizza lainnya.
Ketika digigit rasa saus marinara paling dominan baru disusul dengan lumernya keju mozzarella dan cheddar yang sedikit asin tapi tetap enak. Untuk tekstur pizzanya sendiri cukup renyah karena memang menggunakan thin crust pizza ala New York.
OG Slice wajib dicoba bagi penggemar pizza keju dengan citarasa klasik yang tidak terlalu berat tapi cukup mengenyangkan.
Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar
Kami lanjut mencoba pizza Glazed (Rp 35.000/slice). Pizza ini yang paling menarik perhatian kami karena tampilan warnanya yang sedikit ungu dengan aroma buah berry yang segar.
Glazed ini salah satu menu andalan yang terkenal di Pizzza Dealer. Berbeda dengan OG Slice yang gurih dan asin, saat mencicipi Glazed kamu akan disambut dengan paduan rasa segar sedikit asam dari buah blueberry dan campuran buah berry lainnya. Kemudian dinetralisir dengan manisnya madu yang melapisi bagian atas pizza.
Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar
Cita rasa unik dari mixed berry dan madu semakin enak dengan tambahan cream cheese yang sedikit gurih tapi tetap tidak mengalahkan rasa manis dari pizza ini. Bagi penggemar makanan manis wajib coba sensasi makan pizza manis dan gurih di sini.
Terakhir ada pizza Pepperoni (Rp 37.000/slice) yang tak kalah digemari dan jadi pilihan 'aman' bagi orang-orang yang suka rasa pizza klasik. Irisan daging pepperoni dengan saus marinara yang merah menyala membuat pizza ini tak kalah menarik dari yang lain.
Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar
Penampilan pizza yang menggoda dan rasanya yang unik, cocok dicicipi pencinta pizza. Thin crust pizza yang krenyes renyah dibaluri dengan saus marinara yang kuat rasa asam segar tomatnya.
Kemudian rasa gurih dari pepperoni diperkuat dengan tambahan keju cheddar dan mozzarella yang lumer di mulut. Makan pizza ini paling enak ditemani segelas soda dingin yang menyegarkan.
Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar
Nah selain menu di atas, Pizzza Dealer juga punya menu lainnya seperti Holy Cheesus, Choked, dan Blow. Untuk kisaran harga satu loyang pizza sendiri berkisar dari Rp 250.000.
Untuk sementara ini Pizzza Dealer hanya melayani pesanan antar atau take away. Bagi kamu yang tertarik mencoba pizza ini di rumah bisa pesan sebelum jam 10 malam setiap harinya.
Pizzza Dealer
PELASPAS Dharmawangsa.
JL. Darmawangsa Raya No.4, Jakarta Selatan.
Delivery/Pemesanan: 0811-8162-224
Jam Buka: 12.00 - 22.00
Continue reading Pizzza Dealer: Mantap! Pizza Gaya New York dengan Mixed Berries yang Segar
,

Donuthing! : Ngemil Donat Kekinian yang Empuk dengan Lumeran Cokelat

Continue reading Donuthing! : Ngemil Donat Kekinian yang Empuk dengan Lumeran Cokelat
,

Bakso Beranak BMW : Gurihnya Bakso Beranak dan Bakso Keju Khas Purbalingga



Bakso beranak belakangan ini menarik perhatian banyak orang khususnya para penggemar bakso. Baksonya dibuat berukuran besar dan diisi bakso-bakso kecil di dalamnya.
Seiring berkembangnya zaman, berkembang pula selera kuliner. Oleh karena itu banyak orang yang mengkreasikan makanan klasik dengan gaya kekinian, seperti bakso beranak ini misalnya.
Warung sederhana yang berada di kawasan Kuningan ini menawarkan menu bakso beranak yang sedang digemari orang. Warungnya dikenal dengan nama Bakso Beranak BMW yang merupakan singkatan dari 'Bakso Mas Wonwon'. Menurut Wondo, pemilik warung, bakso yang dijualnya merupakan khas Purbalingga.
"Baksonya asli Purbalingga, yang membedakan dengan bakso-bakso khas lain di sini itu banyak variannya. Kita buat yang menarik seperti bakso beranak, jadi di dalam bakso ada baksonya. Terus juga ada bakso urat, bakso isi keju, macem-macem," ujar Wondo kepada detikcom (04/02).
Karena unik, tentu saja menu bakso beranak paling banyak dipesan pengunjung. Kami pun tertarik untuk memesan menu tersebut. Apalagi hampir setiap pengunjung memesan menu bakso ini.
Satu porsi bakso beranak (Rp. 22.000) disajikan satu mangkuk penuh. Berisi bakso berukuran segenggam tangan dan juga dua bakso urat kecil. Wondo mengatakan bahwa satu bakso beranak tersebut kira-kira memiliki berat sekitar 100 gram atau sekitar 5 kali bakso biasa.
Selain itu juga dilengkapi dengan mie kuning, mie putih, daun seledri dan bawang goreng. Untuk menikmati bakso beranak harus dibelah. Di dalamnya ada 5 butir bakso kecil-kecil. Bakso kecil-kecil tersebut juga punya isian seperti bakso mercon dan juga bakso keju.
Bakso yang dibuat sendiri ini saat digigit terasa tekstur lembut dan sedikit kenyal. Itu karena Wondo memilih daging sapi bagian paha untuk adonan baksonya. Sementara untuk kuahnya tampak bening, tetapi rasa kaldu sapinya cukup terasa. Sepertinya kaldunya diracik dari tulang sapi karena aromanya sangat kuat.
Sementara Bakso Urat (Rp. 18.000) berisi satu bakso urat berukuran besar dan dua bakso urat berukuran kecil. Berbeda dengan bakso beranak, bakso urat lebih kasar teksturnya sehingga terasa renyah saat dikunyah. Tambahan berupa mie kuning juga menambah kelezatan tersendiri.
Kami juga tak mau melewatkan satu porsi Bakso Keju (Rp. 16.000). Satu porsi diisi dengan satu bakso besar berisi keju dan tiga bakso urat berukuran kecil. Rasanya menarik, apalagi keju cheddar lumayan padat di dalamnya. Terasa lembut menyatu dengan kuah kaldu sehingga rasanya semakin gurih sedap.
Lokasi Bakso Beranak BMW ini berada dekat perkantoran, karenanya warung sederhana dengan dominasi warna merah ini jadi andalan para pekerja kantor, terutama saat jam makan siang hingga menjelang sore. Warung ini nyaris selalu dipadati pembeli.
Menurut Wondo setiap hari ia selalu menghabiskan 4 kilogram sampai dengan 5 kilogram bakso. Warung bakso beranak ini juga bukan satu-satunya yang dimiliki Wondo.
"Bakso beranak ini ada satu cabang lagi, di sini sama satu lagi ada di daerah Tanah Abang," tutur Wondo.
Warungnya buka mulai dari jam 11.00 - 21.00. Nah, buat yang penasaran untuk mencicip bakso beranak di sini, sebaiknya datang lebih awal. Pasalnya saat sore menjelang malam, bakso beranak sering habis.
Bakso Beranak BMW
Jl. Anggrek 3 No. 22
Kuningan, Jakarta Selatan
Telepon : 082113633677
Jam Buka : 11.00 - 21.00



Continue reading Bakso Beranak BMW : Gurihnya Bakso Beranak dan Bakso Keju Khas Purbalingga

Minggu, 23 Februari 2020

,

Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru


Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru



Coto Makassar biasanya berkuah cokelat gelap, tapi di sini kuahnya putih seperti susu. Makin mantap dengan isian daging, paru, dan hati sapi. Nikmat!


Menyambangi Kota Anging Mamiri tak lengkap tanpa menikmati soto khasnya yaitu coto Makassar. Ada banyak tempat yang menawarkan racikan coto enak, namun kami tertarik mencicipi buatan Coto Daeng Sirua. Nama 'Sirua' diambil dari nama jalan tempat rumah makan ini berdiri, Jalan Abdullah Daeng Sirua.

Warga lokal menyebut kuah coto di sini beda dengan coto Makassar lain. Kuahnya putih keruh seperti susu. Tertarik dengan klaim tersebut, kami langsung menyambanginya malam hari.
Seporsi coto Makassar dibanderol Rp 18.000 saja. Ditempatkan di mangkuk porselen mungil, kami dipersilakan memilih isian soto. Ada daging sapi, hati, paru, lidah, usus, babat, dan kikil. Bisa pilih isian campur, harganya tetap sama. Kami memilih daging sapi, hati, dan paru.

Tak butuh waktu lama, semangkuk coto Makassar diantar ke meja. Pegawai juga menyertakan pelengkap irisan daun bawang dan bawang goreng dalam piring kecil. Sementara di meja sudah tersedia irisan jeruk nipis, sambal, kecap manis, dan garam untuk dipakai sesuai selera pengunjung.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Hmmm... Begitu diaduk, coto mengeluarkan aroma gurih yang harum. Terlihat kuahnya putih keruh, tanpa genangan minyak. Karenanya beberapa orang menyebut coto di sini lebih sehat alias rendah kolesterol dibanding di tempat lain.

Soal rasa, tercecap rasa gurih yang samar. Konon Daeng Sirua menggunakan air cucian beras sebagai bahan pembuatan kuah coto. Ada juga paduan puluhan rempah dan rasa gurih yang agaknya berasal dari kacang sangrai.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Oh ya, meski coto disajikan dalam mangkuk mungil, isiannya padat. Apalagi daging, hati, dan paru dipotong dalam ukuran besar. Keempukannya tak perlu diragukan. Proses perebusan lama membuat daging begitu lembut dan mudah dikunyah. Rasa dagingnya kuat karena tak ada banyak selingan lemak.

Hati sapi dalam coto ini juga bikin kami jatuh cinta. Teksturnya lembut dengan rasa khas hati yang kuat. Untuk paru, teksturnya juga lembut namun agak kenyal. Pencinta paru versi basah pasti suka jenis paru di Coto Daeng Sirua.

Supaya rasa coto Makassar makin nikmat, kami menambahkan sedikit garam ke dalam kuah. Berbarengan dengan limpahan daun bawang dan bawang goreng yang menambah tekstur renyah.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Tentu saja diiringi perasan jeruk nipis, sambal, dan kecap manis. Rasa coto makin mantap karena jejak gurih, asam, dan pedas. Sambal coto di sini agaknya tidak memakai sambal tauco seperti di tempat lain.

Santap coto kami makin lengkap dengan tambahan ketupat (Rp 2.000 per buah). Dibalut daun pandan, ketupat di sini juara rasanya! Teksturnya padat empuk dengan rasa gurih yang pas. Jadi pelengkap sempurna untuk semangkuk soto.
Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru

Kalau tertarik mampir pastikan datang tidak terlalu malam agar coto dan pilihan isiannya masih lengkap. Oh ya, satu-satunya hal yang kurang dari santap kami di sini adalah kebersihan. Di lantai terlihat banyak tisu dan daun ketupat berceceran. Seandainya area makan lebih bersih, pasti kami dan pengunjung lain lebih betah bersantap.

Coto Daeng Sirua
Jl. Abdullah Daeng Sirua No.10, Masale, Kec. Panakkukang, Kota Makassar
Jam buka: 08.00-20.00
Continue reading Coto Daeng Sirua: Nikmatnya Coto Makassar Kuah Putih Isi Daging hingga Paru
,

Lawuh Ndeso: Di Sini Bisa Menebus Kangen Masakan Jawa Rumahan



Ada puluhan masakan Jawa rumahan di rumah makan ini. Disajikan prasmanan dengan harga terjangkau. Bikin kenyang dan hatipun senang.

Udara dingin kota Salatiga selalu saja bikin lapar. Selain bakso yang enak dan murah dengan porsi royal, juga ada masakan rumahan yang sedap. Seperti yang disajikan rumah makan Lawuh Ndeso.

Kali ini kami menyambangi cabangnya di Jl. Pattimura karena yang di Langenrejo sedang libur atau tutup. Begitu masuk kami disambut dengan deretan baskom enamel blirik berisi aneka masakan Jawa. Sebelum pilih lauk bisa ambil nasi di sisi kanan. Nasinya juga beragam, nasi merah, nasi kongbap dan nasi putih. Bisa diambil sepiring atau setengah piring.

Setelah itu jangan lupa mengambil piring kaleng kecil untuk tempat lauk. Ini karena godaan lauk yang berjajar sangatlah kuat. Dari sayur lodeh, sayur asem, oseng daun pepaya, buntil, mangut, gudeg hingga sambal tumpang. Lauk kering seperti perkedel, tempe dan tahu bacem, ayam goreng , sate keong, bakwan dan beragam pepesan.

Lauk-pauk prasmanan itu sudah dikelompokkan dalam kategori seperti gorengan, sayur berkuah, pepesan, sate, dan lain-lain. Deretan puluhan lauk ini bikin lapar mata. Tak terlalu mengherankan karena rumah makan dikelola oleh pemilik usaha katering Sinar Mulya Abadi.

Kami mengambil nasi merah setengah porsi dan ditambah lauk ayam goreng kremes, tempe goreng, oseng daun pepaya plus kerupuk. Sup Matahari yang jadi andalan di sini yang paling beda. Karena bukan menu ndeso. Sayangnya sedang habis belum diisi ulang.

Sup ini berupa potongan tahu, wortel dan sayuran lain yang dibungkus telur dadar lalu disiram kaldu hangat. Menu ini biasanya jadi menu pesta kawinan atau kondangan. Pilihan sup lainnya ada sup jagung dan sup rambutan, bola-bola daging dengan isian suun.

Setelah mengambil nasi, lauk dan sambal plus pesan minuman, nama dan harga makanan dicatat oleh kasir. Tidak langsung bayar tetapi setelah selesai makan tinggal sebutkan nama saja, kasir akan mencetak struk.

Nasi merahnya pulen dan oseng daun pepaya gurih sedikit pedas. Daun pepaya tidak pahit hanya saja masih ada selingan daun pepaya yang liat karena daun tua. Kering tempenya garing renyah, tidak terlalu manis dan ukurannya agak lebar tipis.

Ayam goreng kremes ini sejak awal menggoda karena diselimuti adonan yang bentuknya mirip 'sarang'. Kalau suka ikan juga ada ikan dengan 'sarang' adonan. Adonan tepungnya renyah garing dan ayamnya tak terlalu asin. Pas dicocol dengan sambal yang pedas nyengat.

Tempe bacemnya berukuran besar, manis gurihnya meresap hingga ke dalam. Mantap! Sementara sate usus ayamnya juga gurih empuk dan bumbunya meresap. Dicocol dengan sambalnya rasanya gurih pedas enak.

Suasana rumah makan ini memang seperti rumah Jawa. Meja kursi kayu untuk bersantap dan dindingnya dihiasi lampu gantung Jawa, dan beberapa pernak-pernik khas Jawa. Tetapi yang lebih meyenangkan adalah harganya yang terjangkau.

Untuk ayam kremes, sayap kremes (Rp 1.500), paha kremes (Rp 5.000), oseng daun pepaya ( Rp 7.000), tempe bacem ( Rp 2.000), kering tempe (Rp 3.000) dan nasi merah (Rp 1.500). Dengan uang Rp 75.000 bisa makan kenyang bertiga. Murah kan?

Rumah Makan Lawuh Ndeso
Jl. Pattimura 7-8
Jl. Langenrejo No.6, Gendongan,
Salatiga

Jam buka : 07.30 - 16.00
Telpon :0851-04980802


Continue reading Lawuh Ndeso: Di Sini Bisa Menebus Kangen Masakan Jawa Rumahan