Minggu, 22 Desember 2019

,

Soto Kudus Jaya : Jajan Soto Kudus di Warung Berusia 29 Tahun



Racikan soto kudus bisa dibilang paling sederhana dibanding soto lain. Tapi kuahnya yang bening dan gurih justru jadi daya tarik yang menggoda.

Mencari kedai soto Kudus legendaris di Jakarta memang susah-susah gampang. Salah satu yang legendaris ada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Kedai dengan nama Soto Kudus Jaya ini diketahui sudah berdiri sejak tahun 1991.

Dahulu kedainya sederhana, hanya sebuah warung di pinggir jalan. Sejak mengalami renovasi pada 2016 lalu, warung ini menjadi lebih besar dan nyaman. Meskipun berbeda tampilan kedai, tapi pemiliknya menjamin rasa soto Kudusnya akan tetap sama.

mencicipi kembali kelezatan soto Kudus di sini. Sebelumya sekitar tahun 2009 kami pernah mencicip soto Kudus ini dan rasanya memang sedap. Kini dengan tampilan kedai yang baru, ternyata rasa sotonya tetaplah sama.

Kami tak punya banyak pilihan menu, karena di kedai ini memang hanya menyediakan soto Kudus saja. Seporsi soto Kudus campur dan seporsi soto Kudus pisah sudah tersaji hangat di depan meja kami. Aromanya gurih lembut dan tidak terlalu menyengat.

Kalau biasanya soto Kudus disajikan dalam mangkuk porselin China mungil, di sini memakai mangkuk sedang dari porselin putih. Juga tak memajang angkringan soto di depannya. Kuah kaldunya bening terlihat menggenang di mangkuk. Isiannya suwiran daging ayam, daun seledri dan bawang goreng menyembul di permukaan kuah kaldu.

Isian soto Kudus tidaklah banyak, hanya terdiri dari tauge dan irisan daging ayam kampung. Sementara untuk soto campur, penampilannya lebih menggoda karena isiannya terlihat lebih banyak dengan adanya tambahan nasi.

Slurrp! Kuah hangat soto Kudus menjejak di lidah kami. Rasanya dominan gurih khas kaldu ayam, ditambah sedikit sensasi rasa asin. Kami menambahkan sambal, sedikit air perasan jeruk nipis dan kecap manis sebagai pelengkap. Sambalnya berwarna merah bukan gerusan cabai rawit merah seperti soto Kudus umumnya.

Puas mencoba kuahnya, kami menikmati isiannya. Tauge teksturnya renyah namun layu sehingga tak berbau mentah. Dan jagoannya yakni irisan daging ayam kampung yang disajikan berlimpah.

Daging ayam terasa tekstur padat dan agak keras, ini memang jadi ciri khas daging ayam kampung. Rasanya gurih tanpa aroma amis sedikitpun.

Soto Kudus kurang lengkap kalau tak disantap dengan pelengkapnya. Ada ati ampela goreng, perkedel, tempe dan tahu goreng, sate kerang hingga otak sapi goreng. Ada juga aneka kerupuk renyah yang siap menjadi pelengkap.

Seporsi soto Kudus campur dibanderol dengan harga Rp 18 ribu, sementara soto Kudus pisah harganya Rp 23 ribu. Menu pelengkapnya dibanderol dengan harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 9.000.

Meskipun gagraknya bukan soto Kudus asli, tapi soto Kudus legendaris yang sudah berusia 29 tahun ini patut dicoba. Kedai soto Kudus Jaya ini buka mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB.

Soto Kudus Jaya
Jl. D.I Panjaitan By Pass
Cipinang Besar, Jatinegara
Jakarta Timur
Telepon : 081318945316


Continue reading Soto Kudus Jaya : Jajan Soto Kudus di Warung Berusia 29 Tahun

Minggu, 15 Desember 2019

,

Warung Sate Pak Nur : Nyam! Sedap Mantap Tongseng Kambing Khas Solo



Seporsi tongseng kambing di tempat ini bisa jadi pilihan buat makan siang. Berempah hangat dengan daging kambing juicy. Mantul!

Setiap kali melewati kawasan Pedurenan, Jakarta Selatan, selalu tercium aroma gurih dari tongseng di warung makan bernama Warung Sate Pak Nur. Sesuai namanya, warung makan ini merupakan usaha milik Pak Nur yang kini telah tiada.

Meskipun begitu, kelezatan tongseng kambing khas Solo ini masih dilanjutkan oleh anaknya yang kini menjadi penerus. Warung Sate Pak Nur terkenal kondang enaknya sejak tahun 2010.


Maka tak heran rasanya sudah tidak diragukan lagi. Menurut sang penerus, Hari, warung sate bawaan mendiang Pak Nur ini awalnya berpindah-pindah tempat karena alasan tertentu. Namun, kini sudah menetap di daerah Pedurenan, Jakarta Selatan. Bahkan warung sate tersebut memiliki dua cabang.



"Sekarang udah punya dua cabang, di sini dan satu lagi di dekat Mall Ambassador. Gak jauh sih dari sini," tutur Hari.

Warungnya sangat sederhana, dengan 3 meja dan beberapa bangku. Cukup buat menampung sekitar 12 pengunjung. Area makannya juga berdekatan dengan gerobak khas tongseng kambing tempat untuk meracik tongsengnya.

Terdapat beberapa menu olahan daging kambing dan daging ayam yang bisa dipilih. Mulai dari menu sate daging, nasi goreng daging, tongseng daging, gule, hingga sop daging. Hari mengatakan kebanyakan pengunjungnya memesan tongseng kambing dan sate kambingnya.

Tak mau berlama-lama kami akhirnya memesan kedua menu tersebut. Kebetulan di warung tersebut hanya ada Hari saja, karenanya waktu penyajian agak sedikit lama. Meskipun begitu terbayar dengan nikmat gurih tongseng kambingnya yang dibanderol dengan harga Rp. 18.000.

Tongseng kambing di sini dimasak dengan menggunakan tungku tradisional atau anglo dengan api arang. Jadi mirip dengan tongseng di Solo. Semua dimasak dadakan saat dipesan. Tongseng sebenarnya varian dari olahan sate. Karena berupa tumisan bawang merah dan bawang putih serta daging kambing yang biasanya diambil dari sate. Lalu diguyur kuah gule dan ditambahkan irisan kol dan tomat. Setelah semuanya mendidih dan matang baru disajikan panas mengepul bersama nasi putih.


Aroma wangi semerbak bumbu gule dan bawang tercium sedap. Berkuah kuning kecokelatan kental dengan isian daging kambing, kol, dan potongan tomat hijau. Kuah gulenya segar dan sedap karena tidak terlalu kental.

Tongseng kambing di sini sangat terasa kuat bumbu gulenya. Medhok Solo. Rasa gurih dari kuah dan manis dari kecap berpadu dengan sempurna. Apalagi daging kambingnya yang sangat empuk ditambah kol dan tomat yang renyah.

Menikmati tongseng kambing belum lengkap jika tidak dibarengi dengan sate kambing berbumbu kecap yang juga khas Solo. Karenanya kami memesan seporsi sate kambing (Rp. 35.000) dengan isian sebanyak 10 tusuk. Seporsi sate kambing disajikan dengan potongan tomat, bawang merah, irisan kol dan sambal.

Untuk potongan dagingnya cukup royal. Bumbu kecapnya hanya diberikan saat proses pembakaran satenya saja. Ketika disajikan dalam piring, bumbu kecapnya hanya diberikan sedikit. Meskipun begitu, rasa bumbunya meresap hingga ke lapisan daging kambingnya.

Warung Sate Pak Nur ini selalu ramai kala waktu makan siang. Mayoritas pembelinya adalah orang kantoran karena memang lokasi warung ini berada di sekitar kantor-kantor. Begitupun dengan masyarakat yang bermukim dekat warung makan ini. Namun, mereka selalu memesan menu di sini untuk dibawa pulang.

Semangkuk tongseng kambing dengan porsi terbilang banyak dan potongan daging yang royal pada satenya wajib dicoba. Apalagi harganya yang ditawarkan pun sesuai dengan porsinya.

Jika kamu tertarik mencoba, disarankan untuk memesan satu porsi tongseng dan sate kambing untuk dinikmati berdua. Kecuali kalau lapar berat atau kangen dengan tongseng khas Solo yang mantap rasanya.

Warung Sate Pak Nur
Jl. Karet Pedurenan No. 45A
Kuningan, Jakarta Selatan
No Telepon : 081226295689
Jam Buka : 11.00 - 22.00


Continue reading Warung Sate Pak Nur : Nyam! Sedap Mantap Tongseng Kambing Khas Solo

Minggu, 01 Desember 2019

,

Ayam Afrika: 24 Jam Bisa Makan Kambing dan Ayam Goreng Afrika di Sini




Terletak di daerah Menteng, ada tempat makan ayam goreng yang unik dan buka selama 24 jam. Dari ayam hingga kambing goreng ala Afrika enak ada di sini.

Di Jalan Kebon Sirih, ada tempat makan sederhana yang sudah populer sejak dulu. Namanya Ayam Afrika, dan menu yang ditawarkan juga sederhana, ada ayam, kambing, hingga ikan goreng yang ditaburi irisan bawang bombai goreng di atasnya.

Tempat makan ini berdiri sejak awal 2003. Berawal dari resep ayam goreng Afrika, yang didapat pemilik tempat makan dari teman-temannya yang asli orang Afrika. Hidangan ayam goreng ini kini sudah memiliki banyak penggemar.

Penasaran dengan cita rasa ayam goreng ini, kami pun memesan Nasi Ayam Afrika (Rp 20.000). Pelayanannya cepat, meski pun pengunjungnya ramai. Sekilas tampilan ayam Afrika ini mirip seperti ayam goreng pada umumnya, hanya saja ciri khasnya terletak pada taburan irisan bawang bombai di atasnya.

Bawang bombai ini lah yang menjadi ciri khas dari ayam goreng di Afrika. Namun untuk menyesuaikan dengan lidah orang Indonesia, bawang bombai yang aslinya disajikan mentah, di Ayam Afrika disajikan menjadi bawang bombai goreng yang gurih.

Potongan ayam gorengnya cukup besar, karena mereka menggunakan potongan ayam negeri, yang diolah dengan panci bertekanan hingga tekstur daging tak alot, dan lebih empuk. Agar rasanya lebih enak, ayam ini digoreng garing dan berpadu sempurna dengan rasa gurih manis dari irisan bawang goreng bombai yang melimpah di atasnya.


Rasa enak dari ayam Afrika ini juga tak lepas dari sambal khas tempat makan ini. Karena ada sambal biasa, dan ada juga sambal yang dicampur dengan kemiri, bawang putih, cabai hijau, dan sedikit paprika yang sudah dihaluskan. Karenanya rasa pedasnya ini seimbang, dan tentunya membuat rasa sambal berbeda dengan sambal ayam goreng lainnya.


Tak hanya ayam goreng, di sini juga menyediakan Nasi Kambing Afrika (Rp 50.000). Karena dulunya, tempat makan ini fokus menyajikan hidangan kambing hingga sop kambing. Di sini potongan daging kambing bagian leher yang sudah dipresto, membumbung tinggi dengan baluran bawang bombai goreng di atasnya. Aroma harum dari bawang bombai ini mengurangi aroma prengus dari daging kambing.

Meski ukurannya besar, tapi daging kambing ini tidak alot, cukup empuk dan tidak sulit dilepaskan dari tulang. Cukup dicocol dengan sambal dan tambahan bawang bombai, serta nasi putih, dijamin rasanya bikin nagih dan membuat kita tak bisa berhenti makan.

Porsi daging kambing yang besar ini, bisa untuk porsi makan dua orang. Bisa juga dijadikan menu tambahan saat makan ayam goreng Afrika.

Oh ya, semua ayam goreng di sini disajikan secara segar. Karena Ayam Afrika selalu menyajikan ayam goreng dan kambing yang diolah hari itu, jadi selain rasanya enak, harganya yang terjangkau, makanan di sini juga punya kualitas terjamin.

Nah, bagi yang lapar di malam hari. Bisa langsung menyambangi Ayam Afrika, karena setiap harinya mereka buka selama 24 jam penuh. Bisa juga pesan lewat aplikasi online.

Ayam Afrika
Jl. Kb. Sirih Tim. Dalam No.02.
Menteng, Jakarta Pusat.
Telp: 0815-8686-1692


Continue reading Ayam Afrika: 24 Jam Bisa Makan Kambing dan Ayam Goreng Afrika di Sini

Minggu, 24 November 2019

,

Burger Bener : Cukup Rp 13 Ribu Bisa Makan Burger Enak di Sini




Burger dengan patty daging tebal dan juicy biasanya dibanderol dengan harga tinggi. Tapi Burger Bener berani menawarkan burger enak yang harganya murah meriah.

Kedai burger ini awalnya viral di media sosial karena harganya yang murah namun rasanya enak dan berdaging tebal. Kami pun menyambangi salah satu kedainya yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ternyata tak seperti kafe kekinian pada umumnya, kedai Burger Bener termasuk yang simpel karena hanya berupa stand sederhana. Kebanyakan pelanggan memang membeli untuk dibawa pulang. Tapi tak perlu khawatir kalau mau makan di tempat, cabang Jagakarsa ini menyediakan area makan outdoor yang cukup nyaman.


Menu burger yang ditawarkan memang tak terlalu banyak, yakni terdiri dari Bener I, Bener II dan Bener III. Angka pada nama menu ini menandakan jumlah daging yang digunakan, misalnya untuk menu Bener I artinya disajikan dengan 1 daging patty.



Mencium aroma semerbak daging panggang, kami pun ikut memesan beberapa menu burger untuk membuktikan kelezatannya. Menu Bener I Beef, Bener II Double Beef Cheese Super Spicy dan Bener III Triple Beef Cheese jadi pilihan kami.

Setelah menunggu sekitar 20 menit, tiga tangkup burger hangat tiba di meja kami. Pertama yang kami coba adalah Bener I Beef (Rp 13.000), burger dengan single beef ini tampak sederhana karena hanya terdiri dari roti burger, daging patty dan olesan tipis saus sambal.

Yang menarik perhatian adalah daging patty yang cukup tebal, berwarna coklat gelap dan tampak bertekstur kasar. Terlihat memang daging sengaja digiling tak terlalu halus agar masih ada tekstur bergerenjil khas daging sapi.

Meski simpel, menurut kami burger ini punya rasa istimewa. Rotinya empuk lembut dan dagingnya tak terlalu padat sehingga terasa juicy empuk. Saus sambal yang disertakan di dalam tumpukan burger juga memberi sensasi pedas tipis.

Mau yang lebih memuaskan? Menu kedua yang kami coba ini cocok buat pencinta burger sekaligus pencinta pedas. Menu Bener II Double Beef Cheese Super Spicy (Rp 26.000) hadir dengan ukuran yang lumayan besar. Tumpukannya terdiri dari roti, dua buah daging patty dan dua lembar keju cheedar single.

Yang makin spesial lagi, burger ini dilengkapi dengan saus bbq pedas. Tambahan saus pedas yang berlimpah ini bikin burger cocol di lidah orang Indonesia yang suka makanan pedas nendang.

Tumpukan daging dan keju yang dua kali lipat ini juga bikin selera terpuaskan. Tak heran kalau menu Bener II ini jadi menu yang paling laris manis. Makan setangkup burger sudah cukup untuk mengganjal perut.

Kalau dua tumpuk patty masih kurang, waktunya Anda memesan Bener III Triple Beef Cheese (Rp 33.000). Burger jumbo ini terdiri dari roti burger, tiga tumpuk daging patty dan tiga lembar keju cheedar single.

Melihat ukurannya saja dijamin bikin ngiler, apalagi ditambah aroma sedap perpaduan daging panggang dan keju yang sedikit melting. Sedap!

Kalau suka pedas bisa tambah saus sambal ataupun memesan yang versi super spicy. Dalam kondisi lapar berat, burger yang satu ini bisa jadi pengganti makan nasi lho.

Saat kami datang di sore hari, kedai ini ramai disambangi pembeli. Kebanyakan memang membeli untuk dibawa pulang, meskipun ada beberapa yang menyantapnya langsung.

Selain di Jagakarsa, Burger Bener juga memiliki beberapa cabang antara lain di kawasan Salemba, Kelapa Gading, BSD dan di Duri Kosambi. Burger Bener bisa jadi pilihan tepat untuk jajan burger enak tanpa bikin kantung jebol.

Burger Bener Jagakarsa
Jl.M. Kahfi 1 No. 11
Jaagakarsa, Jakarta Selatan


Continue reading Burger Bener : Cukup Rp 13 Ribu Bisa Makan Burger Enak di Sini

Minggu, 10 November 2019

,

Sedep Banget! Makan Siang Mangut Beralas Daun Pisang Khas Magelang





Kabupaten Magelang punya beragam kuliner enak,dari kupat tahu hingga sop senerek. Foodies wajib juga mencicipi mangut khas Magelang ini.

Mendengar kata mangut, pecinta kuliner langsung terbayang dengan masakan ikan yang pedas dan santan kental. Mangut umumnya dibuat dari ikan pari asap atau lele asap. Tetapi di warung makan ini agak berbeda. Mangut dibuat dari beragam jenis iwak kali atau ikan dari sungai.

Ikan air tawar sebagai bahan mangut itu berasal dari Sungai Elo, Progo, Mangu maupun sungai lain dari Magelang. Adapun jenis ikannya antara lain beong, bader, welut, jeler, kotes, wader, melem, palung, mangur dan gabus.


Cara penyajian mangut ini pun berbeda pada umumnya. Jika mangut biasanya disajikan dengan piring. Sedangkan, sesuai nama warung makan Mangut Pintjoek maka disajikan dengan pincuk dari daun pisang, kemudian ditaruh di atas anyaman bambu.

Mangut ikan belut disajikan dengan kuah kekuningan, menebarkan wangi santan dan pedas cabai. Belutnya krenyes gurih, sementara kuahnya gurih pedas santan dengan aroma sangit yang lamat-lamat. Mangut ini memang jodohnya nasi hangat.


Sedangkan mangut ikan lelenya berukuran sedang. Kulitnya renyah, dagingnya lembut dengan resapan kuah santan yang gurih pedas. Untuk rasa pedas memang tak terlalu menyengat. Tetapi di sediakan cabai rawit merah utuh yang bisa digerus sebagai tambahan rasa pedas yang lebih nendang.
Ikan sungai yang diolah jadi mangut terasa gurih segar. Ini karena berasal dari ikan sungai hasil tangkapan pencari ikan yang dibeli langsung oleh mereka.


"Semua ikan ini murni tangkapan pencari ikan dari sungai di Magelang. Ada beong, bader, welut, jeler, kotes, wader, melem, palung, mangur dan gabus," kata pemilik Mangut Pintjoek, Sari Wahyuningsih (37), saat ditemui detikcom di warung makannya Selasa (3/9/2019).

Sari menambahkan, pada pertamanya mangut dibuat dengan kuah yang pedas, kemudian para pembeli memberikan saran karena terlalu pedas. Untuk itu, sekarang mangutnya tidak terlalu pedas, namun disediakan cabai utuh.

"Dulu pertama kami sajikan pedas, pembeli menyampaikan komplain dan memberikan saran. Terus kami buat pedesnya sedengan, terus kami kasih cabai utuh untuk ceplusan," ujarnya.

Harga satu porsi mangut pintjoek pun sangat terjangkau, berkisar dari Rp15.000 hingga Rp 30.000 per satu porsi. Tergantung jenis ikan yang dipilih. Kalau mulut panas terkena sengatan pedas mangut Anda bisa pesan beragam minuman. Ada teh panas, es teh, es jeruk dan jeruk panas denga harga Rp 3.000. Juga ada wedang uwuh, wedang jahe dan wedang tape dengan harga satu gelas Rp 6.000.

Para pembeli dan pelanggan mengenal Mangut Pintjoek melalu informasi dari mulut ke mulut dan media sosial. Bahkan, telah menjadi langganan salah satu anggota DPR RI Sudjadi.

"Para pembeli tahunya dari medsos dan getok tular (dari mulut ke mulut). Kalau ada acara di sini, Pak Sudjadi pesan mangut sini," ujar dia.

Salah satu pembeli, Pungki Basuki (51), warga Dusun Bedogan RT 01/RW 01, Desa Gondowali, Kecamatan Sawangan mengaku, mengetahui mangut Pintjoek karena sering lewat warung makan ini. Menu yang sajikan mengingatkan seperti masakan saat masa kecil yakni mangut kotes dan wader.

"Saya sering beli. Kalau saya cocok, makanan seperti ini jadi ingat waktu kecil seperti kotes. Terus di sini nggak terlalu pedas, kalau kurang pedas tinggal nyeplus," ujarnya seraya membeli dua bungkus mangut kotes dan wader.

Warung Makan Mangut Pintjoek
Jalan Blabak-Sawangan, Kios Jetis, Mungkid
Magelang
Jam buka : 06.30 - 16.00
Telpon : 0813-27148557


Continue reading Sedep Banget! Makan Siang Mangut Beralas Daun Pisang Khas Magelang

Minggu, 03 November 2019

,

Piscok Dynamite: Legit Lumer Piscok dengan Cokelat Rahasia

Pisang cokelat atau yang sering disebut piscok mungkin terdengar biasa. Namun, piscok yang satu ini dilengkapi dengan cokelat rahasia yang meleleh saat digigit

Menyusuri daerah Pedurenan di Kuningan, Jakarta Selatan Anda akan menemukan sederet jajanan gerobak kaki lima. Satu yang menarik perhatian adalah jajanan piscok yang katanya jadi kegemaran banyak orang.

Kami pun tertarik untuk mencoba pisang cokelat tersebut. Kami mendatangi gerobaknya yang berada tepat di belakang Mall Kuningan City.


Piscok tersebut bernama Piscok Dynamite. Dinamakan Dynamite tak lain untuk menggambarkan pisang cokelat tersebut. Saat digigit langsung lumer dan seakan-akan meledak-ledak di mulut.



Piscok Dynamite ini merupakan buatan tangan dari Denis yang sekaligus sebagai pemilik usaha kecil ini. Denis mengaku sudah memulai berjualan sejak 4 tahun lalu.

Tak banyak varian rasa yang ditawarkan. Hanya ada rasa cokelat keju saja. Meskipun begitu rasanya dijamin bikin ketagihan.

Pisang yang digunakan di sini adalah jenis pisang ambon. Satu pisang dipotong jadi empat bagian, yang kemudian dapat dibuat menjadi 4 piscok. Karenanya piscok ini berukuran kecil mungil.

Potongan pisang itu ditambah dengan potongan keju dan cokelat leleh. Cokelat leleh yang digunakan merupakan jenis cokelat yang jadi resep rahasia dari Piscok Dynamite.

Setelah itu pisang dibalut dengan kulit lumpia. Bentuknya tidak seperti piscok pada umumnya. Karena ukurannya yang lebih kecil, juga cara melipat kulit lumpia membuat tampilan piscok ini sekilas seperti risoles.

Piscok digoreng hingga kulitnya berwarna kecokelatan. Pertanda bahwa piscok sudah matang. Warna kulitnya seperti lumpia goreng. Krenyes renyah kulitnya berpadu dengan pisang di dalamnya yang lembut dan lembek. Belum lagi tambahan keju cokelat yang melimpah dan lumer. Begitu digigit semua kombinasi itu menyatu dengan sempurna.

Untuk satu buah piscok diberi harga Rp. 2.000. Namun, kebanyakan pelanggan membeli piscok tersebut dalam jumlah yang banyak. Sekali beli bisa sampai 50 atau 100 buah.

Mayoritas pelanggan biasanya adalah para pekerja kantoran yang lalu lalang di sekitar tempat piscok ini berada. Bahkan sesekali orang yang tak sengaja lewat tertarik dengan berhenti untuk mencicip piscoknya.

Piscok Dynamite ini dapat dikunjungi setiap hari kerja saja, yaitu Senin sampai Jumat. Namun, jika stok masih tersedia akan dihabiskan di hari Sabtunya.

Piscok Dynamite mulai buka sejak pagi hari mulai dari jam 6 pagi hingga malam hari. Jajanan ini enak disajikan hangat dan cocok untuk ngemil sambil menemani hari sore Anda.

Piscok Dynamite
Jl. Pedurenan Masjid 3
Setiabudi, Jakarta Selatan
Telepon : 081290237468
Continue reading Piscok Dynamite: Legit Lumer Piscok dengan Cokelat Rahasia

Senin, 28 Oktober 2019

,

Kwetiaw Sapi Mangga Besar 78: Gurih Mulur Kwetiau Legendaris Khas Pontianak




Kwetiaw sapi khas Pontianak jadi sajian andalan di restoran ini. Meski dengan konsep baru kelezatan kwetiaw sapi dan kwetiaw yamnya tak perlu diragukan lagi.

Nama Kwetiaw Sapi Mangga Besar 78 sudah terkenal sejak tahun 1973, hidangan kwetiaw gaya Pontianak ini selalu bikin kangen. Namanya memakai nama jalan tempat resto ini berlokasi, yaitu di Jl. Mangga Besar, Jakarta. Kini ada cabang baru di jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.


Rupanya cabang baru dengan konsep lebih kekinian untuk memuaskan pelanggan di daerah Jakarta Selatan. "Karena ini kan usaha keluarga, jadi kami meneruskan usaha kwetiaw ini hingga sekarang," tutur Ibu Wina selaku pemilik dari restoran ini, sekaligus putri dari salah satu pendiri Kwetiaw Sapi Mangga Besar 78 yang di Muara Karang.

Menu yang disuguhkan di sini tentunya spesialis kwetiaw. Tak berbeda dengan menu di cabang yang lain. dan salah satu menu yang paling laris adalah Kwetiaw Goreng Saus Telur (Rp 56.000).

Tampilannya sekilas mirip seperti kwetiaw siram, tapi perbedaannya terletak di kwetiaw yang digoreng lebih dulu dengan aneka bumbu dan irisan daging sampai garing. Kemudian baru disiram oleh saus telur yang kental, hingga menutupi seluruh permukaan kwetiaw goreng.


Porsinya yang banyak, dijamin bikin kenyang. Tercium aroma harum dari saus telur yang masih mengepul panas. Ketika kwetiaw diangkat dengan sumpit, bagian dalamnya tetap kering dan tak basah, rasa kwetiawnya tetap renyah dan sangat gurih.

Teksturnya kenyal mulur dengan balutan telur, sawi, dan irisan daging sapi serta tambahan kikil di dalamnya. Suapan saus telur yang kental menambahkan rasa gurih creamy kwetiaw.

"Jadi di sini ciri khasnya memang kwetiaw goreng Pontianak, disiram pakai saus telur. Jadi rasanya lebih gurih, dan tak terlalu basah seperti kwetiaw siram," jelas Ibu Wina.

Setelah itu ada juga Kwetiaw Goreng Sapi (Rp 48.000), salah satu menu legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Mirip seperti rasa kwetiaw goreng dengan siraman saus telur, namun yang membedakan kwetiaw goreng ini adalah digoreng lebih kering, dengan tambahan tauge dan sawi. Tentunya tak ketinggalan irisan daging sapi dan tambahan kikil yang melimpah.


Meski mencampur daging sapi dan kikil, tapi rasanya tetap berlebihan. Konsistensi tekstur kwetiaw yang kenyal ini yang membuat bumbu meresap, dengan jejak rasa bawang putih yang kuat sebagai ciri khas sajian Pontianak.

Kwetiaw Yam Seafood (Rp 48.000), tampilannya lebih minimalis disajikan dengan mangkuk, dan irisan bakso ikan, kekian, fish cake, dan udang rebus, ditambah dengan tauge di atasnya. Sekilas mirip seperti racikan yamin. Ada sengatan rasa asam gurih yang cukup tajam dari bumbu kwetiaw rebus ini. Nama Yam menunjukkan rasa asam unik ini.

Menurut Ibu Wina, rasa asam ini berasal dari cuka homemade yang dibuat khusus untuk Yam.

"Kalau menu Yam, memang rasanya dominan asam karena kita pakai cuka homemade dan tambahan kecap asin khas Pontianak. Kalau orang Pontianak pasti sudah tahu dengan rasa asam dari cuka ini," pungkas Ibu Wina.

Meski namanya resto kwetiaw tapi di sini juga menyajikan berbagai macam menu lainnya. Seperti Sup Sapi khas Pontianak (Rp 60.000) yang berisi kuah kaldu bening, dengan irisan daging sapi tipis, dan tambahan urat yang dipadukan dengan tauge. Kemudian tersedia juga Nasi goreng Jumbo, Bihun Kuah Sapi, hingga Cah Daging. Semua menu di sini dijamin halal.


Kwetiaw Sapi Mangga Besar 78
Jl. Wolter Monginsidi No. 80.
Senopati, Jakarta Selatan.
Telp: 087880767878


Continue reading Kwetiaw Sapi Mangga Besar 78: Gurih Mulur Kwetiau Legendaris Khas Pontianak

Selasa, 15 Oktober 2019

,

Warung Pojok Mbak Yuni: Renyahnya Telur Dadar Keriting Rp 3.000 yang Selalu Diantre



Sekilas telur dadar di warung makan ini tampak sama dengan telur dadar pada umumnya. Namun, ternyata menu sederhana ini jadi salah satu menu populer yang selalu diantre.

Dalam sehari warung makan ini mampu menghabiskan 3 kotak telur dengan berat mencapai 45-50 kilogram. Lalu, apa yang membuat telur dadar ini begitu digandrungi para pembeli?

menyambangi di warung makan yang berlokasi di Kota Baru, Kota Yogyakarta tepatnya di Jalan I Dewa Nyoman Oka atau sebelah selatan Masjid Syuhada. Begitu tiba detikcom disuguhi pemandangan antrean puluhan orang yang akan makan di warung pojok ini.




Beberapa diantaranya ada yang memesan nasi dengan lauk sayur lodeh, bakmi dan telur dadar. Ada yang dimakan langsung di tempat dan tak sedikit yang membungkusnya untuk dibawa pulang. Tampak pula berjejer aneka menu rumahan t di etalase gerobak yang berada di pinggir jalan tersebut.

Sedangkan di sisi lainnya, tampak seorang wanita tengah mengaduk adonan telur bercampur irisan daun bawang dengan sendok sayur berukuran sedang. Dengan cekatan ia mulai menuangkan 2 sendok adonan telur ke dalam sebuah wajan yang terisi minyak panas.

Uniknya, dalam sekali memasak telur dadar, ia menggunakan 3 wajan berbeda. Selain itu, untuk memasak telur dadar tidak dipakai kompor gas melainkan sebuah anglo berisi bara api arang yang menyala.

Penasaran, kamipun memesan satu porsi nasi dengan lauk sayur kluwih, tumis tahu, bakmi dan tidak lupa telur dadar. Sedangkan untuk minumannya, kami memesan es jeruk.

Tak berselang lama, pesanan tersaji di meja makan, tampak telur dadar dengan topping daun bawang hampir menutupi seluruh piring yang berisi nasi dan sayur. Tampilan telur dadar ini memang menyerupai jala berserabut halus dengan limpahan irisan daun bawang.

Saat telur dadar digigit terasa krenyes renyah karena digoreng garing. Rasa elur dadar ini lebih condong ke rasa gurih dari garam dan bawang putih dibalut aroma daun bawang yang renyah.

Ketika menyantapnya dengan nasi dan sayur, rasa yang masih dominan adalah pedasnya sayur lodehnya. Karena itu, buat mereka yang kurang suka pedas tidak perlu menambah sambal lagi.

Salah seorang pembeli, Muslim (41), warga Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta mengatakan, bahwa ia sudah sering makan di Warung Pojok Mbak Yuni. Hal itu karena sekolah anaknya berlokasi di dekat warung makan tersebut.

Muslim melanjutkan, bahwa ia cocok dengan menu-menu yang disediakan di warung makan pojok karena identik dengan masakan khas Jawa. Selain itu, aneka olahan sayur di warung makan tersebut memiliki cita rasa yang enak dan pedas.

"Saya memang suka pesan telur dadar karena rasanya enak, dan terus sayurnya itu otentik dengan masakan Jawa. Karena itu saya sering makan di sini," katanya.

Pemilik warung makan Mbak Yuni, Wahyuni (44) menjelaskan bahwa telur dadar itu merupakan satu dari beberapa menu makanan di warungnya. Mengingat warung makannya menyediakan beragam menu dari gorengan, ayam goreng, mangut lele hingga beragam sayuran dan minuman.

"Telur dadar ini memang paling banyak diminati konsumen, dalam sehari saya bisa habis 3 kotak telur ayam. Kalau dihitung, 1 kotak telur beratnya 15 kilogram dan dikali 3 jadi 45 kilogram, tapi kadang juga habis 3 kotak telur lebih," katanya saat ditemui detikcom di warungnya Kamis (19/9/2019).

Terkait awal mula telur dadarnya ini menjadi salah satu menu favorit di warungnya, Yuni menyebut berawal dari keinginannya membuka usaha warung makan. Bukan tanpa alasan, karena hampir seluruh anggota keluarganya yang berprofesi sebagai pengusaha di bidang kuliner.

"Saya mulai membuka rumah makan ini sejak tahun 2007, dan sejak buka itu sudah ada menu telur dadar. Menu telur dadar itu untuk pelengkap, karena di warung makan ini punya banyak menu makanan," ucapnya.

Warga Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta melanjutkan, telur dadar buatannya memang memiliki tekstur dan isian yang agak berbeda dengan telur dadar pada umumnya. Selain itu, telur dadar di warung makannya digoreng langsung di tempat dan tidak menggunakan kompor gas.

"Yang membedakan dengan telur dadar lainnya mungkin lebih krispi ya. Terus untuk resep khusus tidak ada, hanya telur ayam petelur, irisan daun bawang, garam dan bawang putih. Tapi yang bumbuin saya sendiri," katanya.

Sebenarnya teknik membuat telur dadar keriting ini biasa dilakukan oleh banyak warung makan. Rahasianya terletak pada minyak banyak dan panas. Saat telur dituangkan ke dalam wajan berisi minyak panas dan banyak langsung terbentuk serabut halus di keliling telur yang seperti 'renda'. Setelah digoreng kering rasanya lebih gurih ringan.

Harga untuk satu buah telur dadar Rp 3.000. Sedangkan untuk nasi, sayur, bakmi dan telur dadar ia patok dengan harga Rp 9.000. Selain itu untuk minuman di kisaran harga Rp 3.000. Dnegan Rp 15.000 sudah bisa makan kenyang dan sedap.

Warung Pojok Mbak Yuni
Jl. I Dewa Nyoman Oka No.3, Kotabaru, Kec. Gondokusuman
Kota Yogyakarta
Jam Buka : 06.00 - 13.00


Continue reading Warung Pojok Mbak Yuni: Renyahnya Telur Dadar Keriting Rp 3.000 yang Selalu Diantre

Minggu, 13 Oktober 2019

,

Jajan Es Dawet Telasih Bu Dermi, Kuliner Favorit Jokowi di Dekat UNS

Jajan Es Dawet Telasih Bu Dermi, Kuliner Favorit Jokowi di Dekat UNS




































Menyambangi Solo bisa cicip ragam kuliner enak nan murah. Di Pasar Gede Hardjonagoro yang berlokasi dekat UNS, ada es dawet favorit Presiden Jokowi!
Salah satu jajanan yang layak dicoba adalah es dawet telasih di Pasar Gede Hardjonagoro yang hanya butuh 8 menit perjalanan dari kampus Universitas Sebelas Maret (UNS). Es dawet telasih ini terbuat dari es dawet ketan hitam, jenang sumsum, tape ketan, biji telasih, gula cair, santan, dan tambahan es batu.
Pemakaian bahan-bahan tersebut yang membuat es dawet telasih beda dengan es dawet pada umumnya. Misalnya es dawet khas Banjarnegara yang berisi cendol berwarna hijau diberi kuah santan plus gula merah cair.

Jajan Es Dawet Telasih Bu Dermi, Kuliner Favorit Jokowi di Dekat UNS
Usut punya usut, Es Dawet Telasih Bu Dermi merupakan es dawet favorit Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sewaktu masih menjabat sebagai wali kota Solo, Jokowi sering minum di tempat ini. Walau sekarang sudah menjadi presiden, Jokowi terkadang memesan es dawet ini lewat ajudannya setiap pulang ke Solo.
Selain rasanya enak, es dawet ini juga dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Cukup dengan Rp 8.000, kamu bisa merasakan kesegaran dari Es Dawet Telasih Bu Dermi yang buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.
Oh ya, selain Bu Dermi, es dawet telasih juga bisa dicoba di lapak milik Ibu Siswo. Lokasinya tepat di pintu masuk Pasar Gede Hardjonagoro. Di lapak ini, tersedia aneka bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat es campur.
Jajan Es Dawet Telasih Bu Dermi, Kuliner Favorit Jokowi di Dekat UNS
Mulai dari cincau hitam, kolang-kaling, cendol, mutiara, rumput laut, nata de coco dan nanas segar yang sudah dikupas bersih. Sementara di meja jualannya ada beberapa baskom berisi ketan hitam, bubur sumsum, cendol hijau, sirup gula, santan dan biji selasih. Slurpp!
Continue reading Jajan Es Dawet Telasih Bu Dermi, Kuliner Favorit Jokowi di Dekat UNS

Selasa, 01 Oktober 2019

,

Angkringan Abi Adnan: Nikmatnya Sego Kucing yang Sedep dan Murah Meriah



Makan malam di tanggal tua jadi nyaman di angkringan ini. Sego kucing yang berlauk minim tetap enak dimakan dengan aneka sate. Murah dan kenyang!

Meski populer di Jogja dan Solo, angkringan sego kucing atau nasi kucing juga ada di beberapa tempat di Jakarta. Salah satunya di kawasan Taman Bakrie, Setiabudi, namanya Angkringan Abi Adnan.

Penjual nasi kucing di angkringan khas Yogyakarta ini baru buka di malam hari. Nasi kucing merupakan sajian nasi dengan porsi mini. Sekitar 3 sdm nasi putih dengan sedikit lauk dan sambal. Makanya harganya murah meriah.



Meskipun murah, tetapi kualitas rasanya juga tak sembarangan. Seperti saat kami mencicipi nasi kucing dari Angkringan Abi Adnan. Saat datang, kami harus mengantre sekitar 30 menit karena angkringan dipenuhi pengunjung.

Pria bernama Abi Adnan selaku pemilik angkringan langsung menyodorkan kami piring plastik untuk tempat sate yang akan dipesan. Ada banyak varian sate yang ditawarkan. Seperti sate usus, sate kulit ayam, sate otak-otak, sate telur puyuh dan sate kikil.


Sayangnya, saat kami datang persediaan aneka sate tersebut sudah hampir habis. Kami pun langsung memesan semua aneka sate tersebut, kecuali sate kulit ayam yang sudah habis terjual.

"Yang spesial dan banyak dicari itu sate kulit ayam, makanya itu yang paling cepet habis," ujar Abi Adnan.

Satu tusuk sate harganya Rp. 2.500. Sate-sate tersebut lebih dulu dibakar agar saat dimakan terasa hangat. Selain itu juga ada sayap ayam yang harganya Rp. 5.000.

"Sebenarnya sate-sate itu udah dalam keadaan matang, tetapi lebih enak dibakar lagi sebelum disantap. Kalau langsung makan juga bisa, tapi kurang mantul," tutur Abi Adnan sambil mengipasi sate-sate di panggangan.

Sate-sate tersebut enak disantap dengan nasi yang porsinya mungil seharga Rp. 2.500. Satu porsi nasi tersebut berukuran sekitar 3 hingga 4 sendok makan saja.

Nasinya dibungkus dengan kertas nasi dan dibalut dengan kertas koran. Porsi yang mungil tersebutlah membuat orang menamakan dengan sebutan nasi kucing. Inilah ciri khas tersendiri dari nasi kucing khas Yogyakarta.

Nasi putihnya lumayan pulen dengan topping sedikit sambal teri yang pedas gurih. Pas jika dimakan dengan porsi nasi yang mungil. Makanya satu orang bisa makan lebih dari 1 bungkus tergantung kemampuan perut dan kantong.

Lauknya tentu saja aneka sate. Satenya dibumbui kecap manis dan sedikit bawang yang cukup merasap gurihnya. Baik itu sate kikil, usus, otak-tak maupun sate telur puyuh.

Seperti lazimnya angkringan yang terkenal dengan aneka wedang. Kami tak melewatkan menyeruput segelas jahe hangat. Hangat jahe dan sedikit rasa manis sukses membilas mulut dan bikin badan sedikit berkeringat.

Jahe hangat (Rp.5.000) di angkringan ini diracik dengan jahe merah asli, susu dan air panas. Pedas manis perpaduan antara jahe dan susu bisa menghangatkan tubuh di malam hari.

Angkringan nasi kucing milik Abi Adnan ini mulai buka dari pukul 17.00 sampai dini hari. Setiap harinya mampu menghabiskan 100 porsi nasi. Kalau tertarik ke angkringan ini, sebaiknya datang lebih awal agar tak kegabisan satenya.

Angkringan Nasi Kusing Abi Adnan
Jl. HR Rasuna Said No. 62
Setibudi, Jakarta Selatan
Jam Buka : 17.00 - 00.00


Continue reading Angkringan Abi Adnan: Nikmatnya Sego Kucing yang Sedep dan Murah Meriah

Minggu, 29 September 2019

, ,

Ada Tteokbokki dan Gimbap Enak di Dekat Kampus Unpad Jatinangor


Mencari kuliner enak di sekitar kampus Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinagor tidaklah sulit. Kalau mau jajanan Korea, kedai ini patut jadi pilihan.
Namanya Haus Tteo-bokki yang berada di lorong pusat kuliner bernama "Gerlam" atau "gerbang lama" kampus Unpad Jatinangor. Di sini beragam jajanan khas negeri gingseng dijual dengan harga terjangkau.
Pemilik kedai rupanya lahir dan besar di Korea. Ia membuka Haus Tteo-bokki karena ingin memperkenalkan kuliner selain makanan khas Jawa Barat di wilayah Jatinangor. Usahanya diminati pengunjung, buktinya Haus Tteo-bokki sempat viral di media sosial.
Suasana kedai sepintas mirip kedai street food yang sering ditemui di film dan drama Korea. Haus Tteo-bokki tak memiliki kursi dan meja untuk pembeli bersantap di tempat. Pembeli hanya bisa membungkus dan membawa pulang pesanannya. Meski bangunannya mungil, kedai ini tak pernah sepi pengunjung.
Sering kali kedai ini sangat ramai pengunjung. Tak jarang, banyak pengunjung tak kedapatan makanan karena sudah terlanjur habis.
Di bagian depan kedai nampak panci-panci berisi beragam menu mengepulkan uap panas. Hampir semua menu dimasak terbuka agar pembeli bisa langsung melihat makanan tersebut saat melewati Gerlam.
Ada Tteokbokki dan Gimbap Enak di Dekat Kampus Unpad Jatinangor
Salah satu menu andalan Haus Tteo-bokki adalah gimbap, sushi khas Korea ini dijual Rp 16.0000. Pilihan isiannya beragam seperti oden (fish cake), kimchi, keju, tuna dan sosis. Kalau mau yang 'rasanya' sangat Korea, gimbap kimchi patut jadi pilihan.
Gimbap ini terdiri dari 12 potongan berukuran besar. Diracik dari nasi, telur, mentimun, kimchi dan biji wijen yang digulung menggunakan rumput laut. Tak butuh waktu lama, seorang wanita yang khusus melayani pesanan pembeli akan langsung memasukkan kotak berisi potongan gimbap ke dalam kantong belanja.
Ada Tteokbokki dan Gimbap Enak di Dekat Kampus Unpad Jatinangor
Rupanya, pemilik sengaja membuat beberapa potong gimbap sebelum pembeli datang. Tujuannya agar pembeli tak perlu menunggu lama untuk bisa mencicipi menu buatannya. Gimbap di sini menghadirkan kombinasi rasa asam, asin dan gurih yang sudah disesuaikan dengan 'lidah Indonesia'.
Selain gimbap, tteo-bokki seharga Rp 17.000 juga jadi favorit. Kue beras yang kenyal ini dilumur saus merah yang kental dan penuh bumbu. Pembeli bisa memesan mau pedas atau tidak.
Masih belum puas? Haus Tteo-bokki juga punya chajang myun, bibimbap, ramyon, oden, chicken bap hingga hattoge, sejenis corn dog dari Korea. Semuanya terjangkau, dijual dalam kisaran harga Rp 11.000 hingga Rp 20.000.
Ada Tteokbokki dan Gimbap Enak di Dekat Kampus Unpad Jatinangor
Tak hanya murah, pemilik akan memberikan keuntungan serta diskon bagi pelanggan tetap dengan syarat tertentu. Pelanggan bisa menukarkan 15 struk pembelian makanan untuk mendapat satu porsi menu secara gratis. Menu tersebut tteokbokki, oden, dan gimbap.
Pembayaran di kedai ini cukup mudah dilakukan. Pembeli bisa membayar dengan uang tunai maupun uang elektronik. Jika tak ingin datang langsung ke kedai, pembeli juga dapat memanfaatkan layanan pesan antar dari kedai ini atau membeli lewat aplikasi jasa antar makanan online.
Apabila kamu tertarik mencicipi street food Korea ini, datanglah ke Haus Tteo-bokki. Kedai ini buka setiap hari, mulai pukul 9 pagi hingga 10 malam.
Haus Tteo-bokki
Lorong "Gerbang Lama" Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Hegarmanah
Jatinangor, Sumedang
Telepon: 085311845385
Continue reading Ada Tteokbokki dan Gimbap Enak di Dekat Kampus Unpad Jatinangor

Minggu, 28 Juli 2019

, ,

Relung Kopi : Sedapnya Mie Sayur dan Tuna Puff yang Renyah




Kawasan Tebet memang dikenal sebagai surganya coffee shop. Bahkan jarak antara satu ke kafe yang lain saling berdekatan. Dari sekian banyak kafe tersebut, ada salah satu yang layak untuk disinggahi.Tak melulu kopi, sebuah kafe kekinian di kawasan Tebet ini menawarkan aneka makanan yang bukan hanya lezat tetapi juga menyehatkan.

Relung Kopi, sebuah kafe kekinian dengan konsep homey yang jadi pilihan banyak anak muda untuk nongkrong. Bahkan kafe itu disebut-sebut selalu ramai sejak pertama kali buka. Tentu saja, kami tertarik untuk datang ke sana.
Dari luar, bangunan kafe ini terlihat seperti rumah pada umumnya dengan cat berwarna putih gading. Ketika masuk ke dalam, areanya sangat luas dan didesain dengan kombinasi warna abu-abu. Di sekeliling kafe, juga dihiasi dengan tumbuhan kaktus

Ada area indoor, outdoor hingga area VIP yang bisa kamu pilih untuk acara meeting bersama dengan rekan kerja. Setiap area sama-sama memberikan kesan dan suasana di dalam rumah.

Hanya saja ditambah dengan bangku dan meja kayu yang digunakan untuk pengunjung. Kami akhirnya memili di area indoor untuk bersantap.

Meski bernama 'kopi' tetapi kafe ini tidak hanya menawarkan menu kopi. Ada berbagai menu makanan yang ditawarkan, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan. Kami kemudian tertarik untuk memesan menu Healthy Noodle Soup (Rp.35.000).
Relung Kopi : Sedapnya Mie Sayur dan Tuna Puff yang Renyah


Sesuai dengan namanya, mie tersebut dibuat dari bahan-bahan yang menyehatkan, seperti sayur bayam san wortel. Karenanya mie tersebut berwarna hijau. Mie tersebut kemudian disajikan bersama dengan tauge, telur ayam rebus, bakso ikan, bawang goreng dan kuah.

Mienya berteksturnya kenyal dan kuahnya yang teras gurih. Menariknya lagi, mie tersebut sama sekali tidak menggunakan MSG. Jadi, benar-benar menyehatkan untuk dikonsumsi.

Selain itu, kami juga memesan Salted Egg Chicken Ricebowl (Rp. 30.000). Satu porsinya disajikan dengan nasi, telur mata sapi dan ayam karaage dan berlumur saus salted egg. Saus salted egg tersebut meresap ke dalam ayam karaage yang digoreng crispy.
Relung Kopi : Sedapnya Mie Sayur dan Tuna Puff yang Renyah

Selain itu salted egg yang diberikan secara royal itu juga berpadu dengan nasi putih di bawahnya. Sehingga ketika dimakan berpadu dengan sempurna saat dimakan. Porsinya juga terbilang mengenyangkan.

Tak ketinggalan kami juga memesan makanan ringan berupa pastry (Rp. 20.000 / pcs) yang menjadi menu andalan di kafe tersebut. Ada croissant original dan juga tuna puff dengan ukuran yang terbilang besar.
Relung Kopi : Sedapnya Mie Sayur dan Tuna Puff yang Renyah

Croissantnya terasa gurih dan bertekstur renyah. Selain itu lapisan puff pastrynya juga tebal. Begitu pula dengan Tuna Puffnya. Pastry yang satu ini memiliki isian berupa ikan tuna. Teksturnya renyah dan tebal dijamin buat kamu ketagihan dengan rasanya.

Oiya, selain menu-menu a la kafe, Relung Kopi juga menawarkan berbagai camilan pasr seperti singkong goreng, risolles, arem-arem dan masih banyak lagi.

Mau santai nongkrong dengan menyantap hidangan, sambangi saja kafe yang buka setiap hari muli dari pukul 08.00 - 00.00. Semakin seru jika kamu mengajak sahabat terdekat.

Relung Kopi
Jl. Tebet Barat IX No.17
Tebet, Jakarta Selatan
Telepon: 822-1017-6262
Jam Buka: 08.00 - 00.00
Continue reading Relung Kopi : Sedapnya Mie Sayur dan Tuna Puff yang Renyah

Minggu, 24 Februari 2019

,

Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa

Bakso Ati Raja 


 Bakso punya sebutan lain di Makassar yaitu nyuk nyang. Kalau mau cicip nyuk nyang enak di sana, mampirlah ke Bakso Ati Raja yang tersohor.
Bakso adalah 'comfort food' orang Indonesia yang bisa ditemui di hampir seluruh Nusantara. Tiap daerah memiliki racikan dan bumbu bakso yang khas, tak terkecuali bakso di Makassar.
Di Kota Anging Mammiri ini bakso bahkan punya sebutan lain yaitu nyuk nyang. Salah satu tempat favorit untuk menikmatinya adalah di Bakso Ati Raja. Cabangnya ada sekitar 7 di Makassar, namun kami mampir ke lokasi yang konon pertama.
Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa
Bakso Ati Raja ada di Jalan Gunung Merapi Nomor 177. Rumah makan ini cukup luas dan bersih sehingga cocok disambangi bersama keluarga. Interior rumah makannya juga sudah modern.
Seporsi Bakso Ati Raja harganya Rp 30.000, namun bakso ini juga bisa dipesan setengah porsi (Rp 15.000). Isiannya ada bakso halus, bakso kasar, dan bakso goreng.
Kami tertarik menjajal setengah porsi Bakso Ati Raja campur (Rp 15.000) dan satu porsi bakso goreng (Rp 30.000). Bakso datang dalam kondisi kuah panas mengepul. Aroma gurih kaldunya langsung menggelitik hidung.
Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa
Setengah porsi Bakso Ati Raja Campur berisi 5 buah yang terdiri dari 3 bakso halus dan 2 bakso kasar. Tampilan bakso cenderung polos karena hanya ditambahkan irisan daun bawang saja. Kuah kaldunya bening, hampir tak ada jejak minyak.
Slurpp! Kuah kaldu bakso di sini terasa gurih menyegarkan. Gurihnya cenderung 'bersih' di tenggorokan seperti minim pemakaian MSG. Sementara kehadiran daun bawang menambah aroma sekaligus rasa yang bikin makin enak.
Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa
Supaya makin 'nendang', kami meracik kuah bakso dengan berbagai pelengkap yang ada di meja makan. Diantaranya sambal khas Bakso Ati Raja, potongan jeruk nipis segar, dan kecap manis.
Perasan jeruk nipis menambah aksen asam yang segar pada kuah kaldu. Sangat enak dipadukan sambal berbahan bawang putih dan cabai rawit yang pedasnya kuat. Kombinasi asam, pedas, dan gurih ini bikin kami jatuh cinta!
Untuk bakso halus, bentuknya tidak bulat sempurna. Ukurannya lumayan besar dengan warna putih sedikit cokelat. Keempukan bakso halusnya juara! Apalagi rasa dagingnya sangat kuat. Bakso Ati Raja memang hanya menggunakan 100% daging sapi dengan komposisi tepung yang tak banyak.
Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa
Sementara bakso kasarnya berwarna hitam gelap. Banyak orang menduga bakso ini diracik dari urat, padahal dari bagian daging khusus. Kami menduga daging tersebut adalah sengkel. Teksturnya agak kenyal, liat, dan berserat. Mirip bakso goreng yang ada di bakwan Malang.
Kenikmatan lain juga kami temukan pada bakso goreng. Per porsi isinya 10 buah. Ukurannya lumayan besar dengan tampilan mirip tahu bulat. Hanya saja bagian dalamnya padat karena merupakan adonan bakso plus daun bawang.
Konon bakso goreng adalah menu tidak sengaja yang berawal dari kegagalan. Saat itu sang pemilik salah membuat adonan bakso. Alih-alih dibuang, ia malah menggorengnya. Ternyata banyak orang suka dengan kreasi bakso goreng ini.Bakso goreng ini terasa kenyal di luar dan lembut di dalam. Gurihnya bakso makin enak ketika dicelup ke saus asam manis yang mirip saus Thailand. Kabarnya menu inilah yang membuat Bakso Ati Raja mendapat tempat di hati pencinta nyuk nyang sejak berdiri tahun 1995.
Semangkuk bakso Ati Raja Campur makin memuaskan saat dipadukan potongan burasa. Seorang teman merekomendasikan kami untuk mencicipi burasa di sini. Harganya Rp 6.000 per potong dengan ukuran sedang.
Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa
Benar saja, burasa di sini sangat empuk, lembut, gurih, dan wangi daun pisang. Menyantap satu potong saja rasanya kurang. Pasalnya ketika direndam dalam kuah bakso, rasa burasa makin mantap.
Selain bakso, rumah makan ini juga menjual menu lain seperti nasi ayam goreng, capcay, soto Banjar, nasi goreng Jakarta, hingga mie goreng Jawa. Harganya rata-rata Rp 35.000. Juga camilan seperti bakwan udang, lumpia, tahu isi, sampai pisang goreng.
Oh ya, selain bersantap di tempat, pengunjung juga bisa membawa pulang Bakso Ati Raja sebagai oleh-oleh. Bakso ini tersedia dalam kondisi beku sehingga awet untuk dibawa ke luar kota.
Kalau ke Makassar, pencinta bakso sebaiknya tak melewatkan nyuk nyang di sini. Rasanya layak dicicipi dan harganya juga tidak terlalu mahal.
Bakso Ati Raja
Jalan Gunung Merapi Nomor 177
Jalan Penghibur Nomor 54B, dekat Pantai Losari
Continue reading Bakso Ati Raja: Enaknya Nyuk Nyang Makassar Dimakan dengan Burasa